Rudiantara: Setelah Nyoblos, Kita Fun, Cari Diskon - diskon

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyampaikan adanya peningkatan konten hoaks menjelang pemilihan umum atau Pemilu 2019 seusai rapat kerja nasional atau rakornas Asosiasi Media Siber Indonesia (ASMI) di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Jumat, 1 Maret 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyampaikan adanya peningkatan konten hoaks menjelang pemilihan umum atau Pemilu 2019 seusai rapat kerja nasional atau rakornas Asosiasi Media Siber Indonesia (ASMI) di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Jumat, 1 Maret 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) yang tak jauh dari kediamannya bersama keluarganya dengan berjalan kaki di Jalan Sumenep Jakarta Pusat.

    Baca: Rudiantara Tidak Mau Bikin Aturan Tambahan untuk Ojek Online

    Didampingi sang istri, Triana Rudiantara dan putranya, Rudiantara tiba ke TPS 38 Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta, Rabu, sekitar pukul 09.15 WIB. Rudiantara terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) TPS 38 Menteng pada nomor 172, berurutan dengan istrinya pada nomor 171, dan putranya Mahesha Emerio pada nomor 173.

    Seperti halnya pemilih lainnya, Rudiantara juga mengantre sampai dipanggil namanya sebelum mencoblos di tempat yang sudah disediakan. Sembari mengantre, Rudiantara menyempatkan bercengkerama dengan masyarakat sekitar yang kemudian turut mengajaknya berfoto.

    Pria kelahiran Bogor, 3 Mei 1959 itu mendapatkan giliran mencoblos sekitar pukul 09.50 WIB dan setelah itu berpamitan dengan warga untuk kembali menuju kediamannya. Rudiantara mengajak seluruh masyarakat untuk bersuka cita menyambut pesta demokrasi lima tahunan, apalagi pasti banyak diskon yang digelar pusat perbelanjaan bagi pemilih.

    "Saya ajak semuanya, sudahlah. Bangsa Indonesia bersatu lagi. Toh nanti presiden terpilih adalah presiden Indonesia. Bukan presiden dari kelompok tertentu," kata Rudiantara.

    Baca: Rudiantara: Konten Hoaks Politik Naik 18 Kali Lipat dalam 6 Bulan

    Siapapun presiden terpilih nantinya, kata Rudiantara, bukan hanya presiden bagi masyarakat pendukung pasangan calon 01 maupun 02, tetapi presiden bagi seluruh rakyat Indonesia. "Jadi, kita berpikir damailah. Lebih baik setelah nyoblos, kita 'fun', cari yang diskon-diskon kan banyak. Kelingking fun ada 250 (gerai)," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mohamed Salah dan Para Pemain Bola yang Tetap Berpuasa Ramadan

    Saat menjalankan profesi yang menguras tenaga, Mohamed Salah dan sejumlah pemain bola yang berlaga di liga-liga eropa tetap menjalankan puasa Ramadan.