HUT BUMN, PT KAI Gelar Pasar Murah Sembako

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • General Manager Akuntansi dan Keuangan Sarinah Asep Rahmat menunjukkan bungkusan sembako murah yang dijajakan dalam rangkaian acara Hari Ulang Tahun Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Lapangan Parkir Sarinah, Jakarta. Ahad, 31 Maret 2019. TEMPO/Caesar Akbar

    General Manager Akuntansi dan Keuangan Sarinah Asep Rahmat menunjukkan bungkusan sembako murah yang dijajakan dalam rangkaian acara Hari Ulang Tahun Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Lapangan Parkir Sarinah, Jakarta. Ahad, 31 Maret 2019. TEMPO/Caesar Akbar

    TEMPO.CO, Yogyakarta - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 6 berbagi paket sembako dengan menggelar pasar murah di dua stasiun pada Kamis, 4 April 2019. Ada sebanyak 3.000 paket sembako yang digelar, terdiri darri 2.000 paket di Stasiun Tugu Yogyakarta dan 1.000 paket di Stasiun Solo Balapan.

    Baca juga: Platform Payment Telkomsel, T-Cash Resmi Berganti Menjadi LinkAja

    “PT KAI sebagai BUMN turut andil dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan CSR PT KAI, salah satunya dengan kegiatan pasar murah ini. Selain itu kami juga sosialisasikan aplikasi pembayaran non tunai yang dapat digunakan untuk pembayaran tiket kereta api Prameks melalui Aplikasi LinkAja," jelas Executive Vice President PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta, Eko Purwanto, di Yogyakarta, Kamis, 4 April 2019. 

    Program pasar murah KAI merupakan rangkaian HUT Kementerian BUMN, dan merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat sekitar. Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), total menyiapkan satu juta paket sembako murah di berbagai daerah.

    Di Yogyakarta dan Solo, paket sembako dari AI senilai Rp 42.500,- namun dijual menjadi Rp 10 ribu saja. Satu paket  berisi satu kilogram beras, satu liter minyak goreng, 450 gram gula pasir, 250 gram garam, dan 425 gram sarden.

    Menurut Eko Budiyanto, Manager Humas PT KAI Daerah Operasi 6, kegiatan CSR tersebut juga akan menjadi menjadi momen bagi PT KAI Daop 6 untuk melakukan sosialisasi terkait penggunaan aplikasi pembayaran digital (uang elektronik) yaitu  LinkAja. Aplikasi ini merupakan bentukan dari 7 BUMN (Telkomsel, BRI, BNI, BTN, Bank Mandiri, Pertamina, dan Asuransi Jiwasraya). Aplikasi ini dapat digunakan masyarakat untuk melakukan pembayaran tiket Kereta Api tanpa menggunakan uang tunai.

    Adapun warga yang ingin mengikuti program tersebut terlebih dahulu harus menunjukan aplikasi pembayaran digital yang dapat digunakan untuk pembayaran tiket Kereta Api yakni “LinkAja”. Diharapkan dengan kegiatan pasar murah ini masyarakat di sekitar wilayah kerja PT KAI Daop 6 dapat merasakan manfaatnya. “Pembayaran tanpa uang tunai bisa melalui aplikasi LinkAja,” kata Eko.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.