Juni 2019, Runway 3 Bandara Soekarno - Hatta Dioperasikan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo meninjau lokasi pembangunan landasan pacu ke-3 Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta, Banten, 21 Juni 2018. Jokowi menargetkan proyek ini selesai pada Juni 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    Presiden Joko Widodo meninjau lokasi pembangunan landasan pacu ke-3 Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta, Banten, 21 Juni 2018. Jokowi menargetkan proyek ini selesai pada Juni 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Tangerang - PT Angkasa Pura II (Persero) optimistis pembangunan landasan pacu atau Runway 3 Bandara Soekarno - Hatta segera rampung dan dapat dioperasikan Juni 2019 mendatang. "Pembangunan runway ketiga di Bandara Internasional Soekarno - Hatta berjalan lancar dan siap dioperasikan di bulan Juni 2019," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Rabu 6 Februari 2019.

    Baca: Megaproyek Bandara Soekarno - Hatta II Dimulai 2021

    Pembangunan proyek ini diyakini berjalan lancar, menurut Awaluddin, karena Angkasa Pura II telah melakukan pembebasan lahan yang dibutuhkan untuk proyek tersebut. "Tantangan dalam pembangunan runway ketiga ini adalah untuk pembebasan lahan, dimana telah dilakukan AP II dengan lancar," katanya.

    Total lahan yang dibutuhkan adalah 216 hektare guna membangun runway berukuran 3.000 x 60 meter persegi itu. Dari lahan seluas itu, AP II sebelumnya sudah memiliki 49 hektare ditambah 167 hektare yang telah dibebaskan yang terbagi dalam 3.021 bidang tanah.

    Lahan Runway 3 yang dibebaskan terletak di Kota Tangerang yakni Kelurahan Selapajang Jaya dan Kelurahan Benda, serta wilayah Kabupaten Tangerang yaitu Desa Bojong Renged, Desa Rawa Burung dan Desa Rawa Rengas.

    Dengan memiliki 3 Runway, kata Awaluddin, penerbangan di Bandara Internasional Soekarno - Hatta bakal meningkat menjadi 120 penerbangan setiap jamnya. Adapun saat ini Bandara Internasional Soekarno - Hatta mengoperasikan dua runway yang mengakomodir 80+1 penerbangan per jam.

    Awaluddin menjelaskan proyek Runway 3 Bandara Soekarno - Hatta ini menghabiskan dana sebesar Rp 6 triliun. Pembangunan fisik mencapai Rp 2 triliun, sementara itu dana pembebasan lahan mencapai Rp 4 triliun. Sejalan dengan pembangun runway ketiga, AP II juga tengah menyelesaikan proyek east cross taxiway (ECT) yang ditargetkan dapat digunakan pada pertengahan 2019.

    East cross taxiway adalah jalan di sisi timur bandara yang digunakan pesawat untuk melintas dari runway 1 ke runway 2 dan sebaliknya. Saat ini di Bandara Internasional Soekarno - Hatta sudah terdapat west cross taxiway.

    Baca: Bandara Soekarno - Hatta Tersibuk Ke-17 di Dunia

    “Melalui east cross taxiway, dan west cross taxiway yang saat ini sudah ada, maka pesawat dapat lebih cepat melintas dari runway 1 ke runway 2 mau pun sebaliknya,” kata Muhammad Awaluddin.

    Simak berita terkait Bandara Soekarno - Hatta lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.