Kemenkeu Gelar Seleksi Yang Ingin Sehari 'Menjadi' Sri Mulyani

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sri Mulyani. Indrawati. Instagram.com/@smindrawati

    Sri Mulyani. Indrawati. Instagram.com/@smindrawati

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Keuangan bekerja sama dengan Youth Coalition for Girl akan mengadakan Satu Hari Menjadi Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati dalam memperingati hari Perempuan Internasional.

    Simak: Jokowi Sindir Prabowo: Sri Mulyani Menteri Kebanggaan Indonesia

    "Kemenkeu akan adakan kegiatan Sehari Menjadi Menkeu," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Nufransa Wira Sakti saat dihubungi, Senin 4 Februari 2019.

    Nufransa menyebutkan peserta terpilih nantinya akan merasakan menjadi Menkeu, mulai dari berangkat di rumah hingga pergi ke Kantor Kementerian Keuangan di Jakarta Pusat.

    "Pemenang akan merasakan menjadi Menkeu, mulai dari berangkat di rumah sampai kegiatan di kantor," ujarnya.

    Nufransa mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret 2018. Kegiatan Sehari Menjadi Menkeu pun direncanakan pada 6 Maret.

    Menurut Nufransa salah satu tujuan kegiatan Sehari Menjadi Menkeu ini untuk memberikan nilai-nilai kesetaraan gender dan kepemimpinan. Peserta nantinya boleh diikuti bagi anak-anak perempuan usia 15-17 tahun, pendaftaran dibuka sampai 17 Februari 2018 di bit.ly/girltakeovermenkeu.

    Syarat lainnya adalah warga negara Indonesia, memiliki motivasi dan aktif dalam menyuarakan hak anak kesetaraan gender bagi perempuan. Peserta juga harus bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan seleksi.

    Nufransa menambahkan untuk bisa lolos, peserta akan melewati beberapa seleksi mulai dari administrasi sampai dengan wawancara.

    Simak berita tentang Sri Mulyani hanya di Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Sandiaga Uno Soal Tenaga Kerja Asing Tak Sebutkan Angka

    Sandiaga Uno tak menyebutkan jumlah Tenaga Kerja Asing dalam debat cawapres pada 17 Maret 2019. Begini rinciannya menurut Kementerian Ketenagakerjaan.