Kaleidoskop 2018, 10 Tokoh Ekonomi yang Warnai Indonesia

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kedua kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kanan), Seskab Pramono Anung (kedua kanan) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri belakang) di dalam bus saat perjalanan meninjau ruas Tol Trans Jawa di Jawa Tengah, Kamis, 20 Desember 2018. ANTARA

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kedua kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kanan), Seskab Pramono Anung (kedua kanan) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri belakang) di dalam bus saat perjalanan meninjau ruas Tol Trans Jawa di Jawa Tengah, Kamis, 20 Desember 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama 2018, perekonomian Indonesia berjalan sangat dinamis karena pengaruh panas dinginnya suhu ekonomi global. Sejumlah tokoh publik tercatat ikut mempengaruhi kondisi ekonomi Indonesia. Di antaranya para pejabat hingga pengusaha muda. Berikut daftarnya

    1. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

    Sri Mulyani meraih beberapa penghargaan tahun ini. Pada Februari 2018, mantan petinggi Bank Dunia itu, mendapatkan penghargaan Menteri Terbaik di Dunia atau Best Minister in the World Award dalam World Government Summit, yang diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab.

    Pada Oktober 2018, dia dinobatkan sebagai The Finance Minister of the Year untuk Asia Timur dan Pasifik Tahun 2018 versi Majalah Global Markets. "Penghargaan ini diraih karena beliau mampu berkinerja baik merancang berbagai kebijakan ekonomi yang dapat menjaga momen pertumbuhan di tengah ketidakpastian ekonomi global," tulis akun resmi Kementerian Keuangan, @kemenkeuri, Sabtu, 13 Oktober 2018.

    Sebulan kemudian, wanita asal Bandar Lampung itu, memperoleh Penghargaan PR Indonesia Best Communicator of The Year. Award ini diperoleh dari pemberitaan positif di 17 media cetak mainstream nasional sepanjang 1 Januari hingga 30 September 2018.

    Sri Mulyani memang proaktif dalam memberikan penjelasan ekonomi nasional hingga internasional dan juga kondisi keuangan negara. Baik melalui media sosial maupun pemberitaan resmi dari Kementerian Keuangan.

     

    2.Bos Tokopedia William Tanuwidjaya

    William Tanuwidjaya masuk dalam daftar 150 orang terkaya Indonesia versi Globe Asia 2018. Pria berumur 36 tahun ini berhasil menjadikan Tokopedia menjadi market place terbesar di Indonesia. Tokopedia berkali-kali memperoleh pendanaan investor. Paling anyar, Tokopedia mendapat suntikan modal mencapai US$ 1,1 miliar atau sekitar Rp 16 triliun, dari Softbank Vision Group dan Alibaba Group. Hingga saat ini, Tokopedia telah memiliki jangkauan wilayah sebanyak 93 persen kecamatan di seluruh Indonesia.

    William Tanuwijaya, CEO Tokopedia.com

    William mengakui sempat selama enam tahun perusahaannya selalu merugi. Sebabnya Tokopedia selalu mencari pendanaan. Menurut William jauh lebih penting bisa memberikan nilai tambah dari pada mendapat untung. "Kami terinspirasi Google dan Facebook, sejak pertama berdiri fokusnya bukan untung, tapi bagaimana perusahaan ini memberikan nilai," kata William, Sabtu, 10 Oktober 2015.

    William mengatakan tidak akan mengubah kebijakan menggratiskan penjual membuka lapaknya di Tokopedia. Guna mengatasi hal itu ia mencari investor yang mengerti dan mempunyai visi yang sama. Setelah berhasil, William menyebutkan saat ini puluhan ribu aplikasi lamaran kerja masuk ke Tokopedia setiap harinya.

    3. Menteri Keluatan dan Perikanan Susi Pudjiastuti

    Susi Pudjiastuti menuai banyak kontroversi sekaligus prestasi. Akibat kebijakan pelarangan cantrang dan pencurian ikan, Susi mendapat perlawanan keras dari banyak kelompok. Namun penerima Peter Benchley Ocean Awards (penghargaan bidang maritim tertinggi dunia) ini tetap kekeuh menjalankan programnya.

    Gaya Susi ini pun diapresiasi oleh Presiden Jokowi. Jokowi menyebutkan menteri wanita di kabinetnya ada yang kalem namun juga ada yang sebaliknya. "Tapi ada juga yang galak dan agresif seperti Bu Menteri Kelautan, Bu Susi Pudjiastuti. Ini galak, nekat, sudah ada 343 kapal ditenggelamkan dan gak ada yang protes takut semua sama Bu Menteri," ujarnya di Jakarta, Rabu, 24 Oktober 2018.

    Susi Pudjiastuti dan Sandiaga Uno. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Susi sempat beradu argumen dengan Sandiaga Uno yang menyebutkan kebijakan Kementerian Keluatan mempersulit nelayan mendapatkan izin. Susi lantas mengungkapkan kemarahannya di media dan televisi nasional. Dia menjelaskan kementeriannya hanya mengeluarkan izin untuk kapal berukuran di atas 100 GT. Sedangkan izin kapal 10 hingga 30 GT berada di tangan pemerintah daerah setempat.

    Ia meminta isu ekonomi perikanan tidak dibawa-bawa ke urusan politik praktis. Mendapat teguran tersebut, Sandiaga meralat ucapannya. Susi mengatakan, jika Sandiaga masih bicara lagi terkait hal yang sama, ia lebih baik memilih tidur. "Ya makanya kalau dia ngomong lagi saya tinggal tidur," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.