Minggu, 16 Desember 2018

Jokowi Harapkan Tol Bocimi Genjot Pariwisata Sukabumi

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi, menyampaikan keterangan kepada wartawan seusai meresmikan pengoperasian Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 1 (Ciawi-Cigombong) di Gerbang Tol Cigombong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 1 Desember 2018. Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi I yakni dari Ciawi hingga Cigombong akan digratiskan selama seminggu setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. ANTARA

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi, menyampaikan keterangan kepada wartawan seusai meresmikan pengoperasian Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 1 (Ciawi-Cigombong) di Gerbang Tol Cigombong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 1 Desember 2018. Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi I yakni dari Ciawi hingga Cigombong akan digratiskan selama seminggu setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi berharap Jalan Tol Ciawi - Sukabumi seksi I, salah satu bagian Jalan Tol Bogor - Ciawi - Sukabumi atau Bocimi bisa meningkatkan perekonomian di Sukabumi. Khususnya, pada sektor pariwisata yang menjadi potensi Sukabumi.

    BACA: Rini Soemarno: Tol Bocimi Seksi I Diresmikan, Penantian 21 Tahun

    "Kami berharap ekonomi di Sukabumi bisa berkembang, terutama sisi pariwisata yang kami lihat memiliki kekuatan besar," tutur Jokowi seperti dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet, setkab.go.id, Ahad, 2 Desember 2018. 

    Bekas Gubernur DKI Jakarta itu menilai Kabupaten Sukabumi memiliki potensi dan siap berkembang dengan baik ke depannya. Daerah tersebut memang tercatat memiliki potensi pariwisata seperti geopark, pantai, dan gunung. Beberapa destinasi andalan Sukabumi antara lain adalah Pelabuhan Ratu, Pantai Ujung Genteng, dan yang teranyar adalah Geopark Ciletuh.

    Selama ini, masa tempuh dari Bogor menuju Sukabumi mencapai sekitar lima jam perjalanan. Jokowi menilai masa tempuh yang terlampau lama itu tidak bisa diteruskan. Sehingga ia berharap dengan ruas jalan tol anyar itu dapat mempersingkat waktu tempuh sehingga menyelesaikan persoalan mobilitas orang, mobilitas barang, dan mahalnya biaya transportasi.

    Apabila nanti sudah tersambung secara keseluruhan, jalur itu akan memangkas waktu Bogor - Sukabumi yang berjarak sekitar 67 kilometer bila melalui jalan arteri, menjadi sekitar 40 menit. Jalan tol itu juga bisa menjadi jalur alternatif untuk menuju Jawa Barat bagian selatan. 

    BACA: Tol Bocimi Memperlancar Akses ke Destinasi Wisata Sukabumi Ini

    Ke depannya, Jokowi berharap jalur itu akan bersambung lagi. Setelah Sukabumi, kata Jokowi, jalur itu akan bersambung ke Cianjur, Bandung, hingga ke Cilacap.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi I, dari Ciawi hingga Cigombong, di gerbang tol Cigombong 1, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu siang, 1 November 2018. Ia menyebut pembangunan jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi telah ditetapkan tahun 1997 dan sudah beberapa kali ganti investor. Artinya, pembangunan memakan waktu hingga 21 tahun.

    Jalan Tol Ciawi-Sukabumi memiliki total panjang 54 kilometer. Jalur bebas hambatan itu dibagi ke dala empat seksi, yaitu Seksi I Ciawi-Cigombong 15,3 kilometer, Seksi II Cigombong- Cibadak 11,9 kilometer, Seksi III Cibadak-Sukabumi Barat 13,7 kilometer, serta Seksi IV Sukabumi Barat-Sukabumi Timur 13 kilometer.

    Baca berita tentang Tol Bocimi lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".