Luhut Pandjaitan Beberkan Daya Tarik RI ke Investor Cina

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan seusai memberikan keterangan di kantor Badan Pengawas Pemilu, Jakarta, Jumat, 2 November 2018. Luhut memberikan keterangan terkait pose satu jari dalam penutupan forum IMF di Bali beberapa waktu lalu. TEMPO/Syafiul Hadi

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan seusai memberikan keterangan di kantor Badan Pengawas Pemilu, Jakarta, Jumat, 2 November 2018. Luhut memberikan keterangan terkait pose satu jari dalam penutupan forum IMF di Bali beberapa waktu lalu. TEMPO/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan mengajak investor Cina untuk memperbesar investasi di Indonesia. Sebab, ada banyak kemajuan dan kemudahan bagi asing untuk berinvestasi di Indonesia.

    Baca juga: Jajakan 15 Proyek ke Cina, Luhut: Dikasih Duit, Kenapa Tidak

    "Indonesia memiliki berita baik seperti peningkatan peringkat kemudahan berbisnis. Indonesia juga berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan stabil," kata Luhut Pandjaitan dalam acara Seminar Lima Tahun Kerja Sama Strategis dan Komprehensif Indonesia-Tiongkok yang digelar di Jakarta, Selasa, 27 November 2018.

    Menurut Luhut, Indonesia adalah pasar potensial yang sangat besar. Indonesia saat ini juga berfokus kepada pengembangan infrastruktur yang progresif.

    Selain fokus kepada infrastruktur, Luhut juga memamerkan beragam hal antara lain program dana desa, pembangunan kawasan ekonomi khusus, dan peringkat investasi global RI yang membaik.

    Berdasarkan data, investasi Cina (termasuk Hong Kong) di Indonesia pada 2017 sekitar 5,5 miliar dolar AS atau sekitar 17 persen dari keseluruhan investasi.

    Luhut juga menegaskan bahwa hubungan kerja antara Indonesia dengan Cina dalam tiga tahun belakangan ini sangat dekat. "Cina telah menjadi partner yang sangat penting bagi Indonesia dan kedua pemerintahan telah bekerja sama dengan bekerja sama dengan erat satu sama lain dalam tiga tahun terakhir," kata Luhut.

    Dalam acara seminar yang dihadiri Luhut Pandjaitan, juga datang Duta Besar RRC untuk Indonesia, Xiao Qian. Qian mengatakan Cina dan Indonesia terus menjaga menjaga kordinasi yang dekat di bawah frame work seperti PBB.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.