Menhub Ingin Kampus Transportasi Cetak SDM Berkualitas

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melihat saat keluarga korban memberikan berkas data korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 kepada petugas di ruang DVI RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Selasa, 30 Oktober 2018. Dalam kesempatan tersebut, Budi turut memberikan semangat kepada keluarga korban. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melihat saat keluarga korban memberikan berkas data korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 kepada petugas di ruang DVI RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Selasa, 30 Oktober 2018. Dalam kesempatan tersebut, Budi turut memberikan semangat kepada keluarga korban. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi ingin sekolah-sekolah transportasi berbuat semaksimal mungkin dari segi kualitas maupun kuantitas. "Saya berkeliling di kampus-kampus ini untuk meneguhkan lagi bahwa sekolah transportasi (di bawah) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BPSDM harus berbuat semaksimal mungkin baik dari segi kualitas maupun juga kuantitas," ujar Menhub di Curug, Tangerang, Minggu., 18 November 2018.

    BACA: Merpati Ingin Beroperasi Kembali, Menhub: Keuangan Harus Sehat

    Upaya berkeliling ke sekolah-sekolah transportasi dilakukan oleh Menhub sebagai bagian dari kebijakan pemerintah yang mencanangkan tahun 2019 sebagai tahun sumber daya manusia. "Kami ingin sekali mereka memiliki kualitas yang baik. Sebagai contoh kami sudah meluluskan mereka tetapi ada sebagian yang belum sempat bekerja, kami sekolahkan lagi agar mereka bisa bekerja dengan baik," katanya usai menutup program Pendidikan dan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat (DPM) di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI), di Curug, Tangerang, Banten.

    Pendidikan dan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat (DPM) merupakan Program Strategis Nasional (PSN) penerjemahan dari Perintah Presiden Republik Indonesia di dalam Nawacita, yaitu negara hadir di tengah masyarakat. Program DPM sudah dimulai sejak 2015 dengan jumlah yang terbatas dan mengalami peningkatan jumlah output dan penyediaan anggarannya dari tahun ke tahun. Pada 2018 Kementerian Perhubungan mendapatkan penugasan untuk melaksanakan DPM dengan target output 100.000 orang/sertifikat, yang menempel pada output Badan Pengembangan SDM Perhubungan.

    Jenis pelatihan yang diberikan dalam DPM ini berupa pelatihan teknik las listrik lingkungan bandara, pelatihan teknik instalasi listrik lingkungan bandara, dan pelatihan teknik perawatan pendingin udara atau air conditioner (AC) lingkungan bandara.

    "Ini juga diharapkan mereka bisa masuk ke sektor-sektor informal," tutur Menhub Budi ketika hendak meninjau hasil program DPM tersebut.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.