Kata Telkom soal Santernya Rumor Akuisisi Saham Gojek

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis 16 Agustus 2018. Tempo/Tony Hartawan

    Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis 16 Agustus 2018. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk menanggapi kabar akuisisi saham di perusahaan teknologi, GoJek. Vice President Corporate Communication Telkom Arief Prabowo tak menjawab tegas apakah benar terdapat pembicaraan tentang transaksi saham Go-Jek seperti kabar yang beredar. 

    Baca: Saham Telkom Melesat di Tengah Kabar Bakal Suntik Dana ke Gojek

    Dia hanya mengatakan kalaupun pembicaraan sedang dilakukan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan sampai kesepakatan tercapai oleh kedua belah pihak. "Karenanya, sepanjang belum ada kesepakatan dari pihak-pihak yang terlibat, Telkom belum dapat memberikan informasi apapun ke publik," ujar Arief saat dihubungi Bisnis.com, Jumat 16 November 2018.

    Di sisi lain, dia menyebut perubahan di tubuh perusahaan bakal terus mengarah ke perusahaan telekomunikasi digital. Oleh karena itu, segala peluang terus dijajaki.

    Di bisnis digital, Telkom telah berinvestasi di situs dagang elektronik Blanja.com, dompet digital Tcash, serta layanan solusi digital bagi segmen korporat, pemerintah dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    Dikutip dari info memo periode kuartal III/2018, perusahaan membukukan pendapatan Rp99,2 triliun dengan sekitar 50% di antaranya berasal dari bisnis data, internet dan layanan Teknologi Informasi (TI) yakni Rp51,4 triliun. Sementara itu, Rp30,4 triliun sisanya berasal dari telepon suara dan SMS, Rp4,6 triliun dari layanan telepon kabel, Rp3,7 triliun dari interkoneksi dan Rp8,8 triliun dari jaringan dan layanan telekomunikasi lainnya.

    Khusus lini bisnis enterprise, selama periode sembilan bulan pertama 2018, emiten berkode TLKM itu membukukan Rp18,8 triliun atau tumbuh 18,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

    "Dengan transformasi bisnis perusahaan untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital, Telkom tengah menjajaki segala peluang bisnis yang sejalan," tutur Arief.

    Simak berita tentang Gojek hanya di Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.