Selasa, 13 November 2018

Kisah Jokowi Saat Menjajal Kereta MRT: Suaranya Tak Bising

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi usai menaiki kereta MRT Jakarta, di Depo Lebak Bulus, Jakarta, 6 November 2018. Tempo / Friski Riana

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi usai menaiki kereta MRT Jakarta, di Depo Lebak Bulus, Jakarta, 6 November 2018. Tempo / Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan proyek mass rapid transit (MRT) sudah selesai 97 persen. Proyek MRT diharapkan selesai pada Maret 2019.

    Baca: Blusukan ke Pasar Naik Kawasaki W175, Jokowi Beli Tahu Rp 5.000

    Pernyataan itu disampaikan Jokowi seusai menjajal kereta MRT dengan rute Stasiun Bundaran Hotel Indonesia menuju Depo MRT Lebak Bulus sepanjang 16 kilometer, Selasa, 6 November 2018.

    "Proyek ini telah selesai 97 persen, kurang hanya 3 persen. Kami harapkan nantinya pada Maret 2019 sudah mulai operasional," kata Presiden.

    Pada saat ini, ujar Presiden, MRT ini terus diujicoba, termasuk ketika dirinya menjajal menggunakan kereta MRT dengan kecepatan 60 kilometer per jam. "Suaranya dapat dikatakan tidak ada bisingnya," kata Presiden di Depo MRT Lebak Bulus.

    Jokowi mengatakan perawatan MRT ini sangat bagus. Jokowi kemudian menunjukkan bahwa MRT dirawat di Depo MRT Lebak Bulus yang dikunjunginya itu.

    Dalam kesempatan menjajal kereta MRT itu, Presiden didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dan Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar.

    Jokowi mencoba menggunakan MRT berangkat dari Stasiun Bundaran HI sampai ke Depo MRT Lebak Bulus. Setelah itu, Presiden menggunakan MRT untuk rute sebaliknya, Depo MRT Lebak Bulus menuju Stasiun Bundaran HI.

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?