Menteri Pertanian: Anggaran untuk Asuransi Petani Rp 4,1 Triliun

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau pabrik pengolahan kelapa di Kabupaten Tojo Una Una (Touna), Sulawesi Tengah, Selasa 24 Juli 2018. (dok Kementan)

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau pabrik pengolahan kelapa di Kabupaten Tojo Una Una (Touna), Sulawesi Tengah, Selasa 24 Juli 2018. (dok Kementan)

    TEMPO.CO, Makassar - Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, Kementerian Pertanian menyiapkan anggaran Rp 4,1 triliun setiap tahun untuk asuransi bagi para petani dan peternak di Indonesia.

    Baca juga: Jusuf Kalla: Tugas Menteri Pertanian Menanam Padi

    "Jadi kami menjangkau para petani dan peternak dengan asuransi untuk memberikan rasa aman melakukan produksi yang anggarannya rata-rata mencapai Rp4,1 triliun setiap tahun," kata Mentan Amran Sulaiman usai memberikan motivasi bagi mahasiswa Universitas Cokroaminoto di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 2 November 2018.

    Ia menjelaskan, anggaran yang disiapkan untuk asuransi petani itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

    Anggaran ini juga merupakan hasil atau sumbangan penghematan yang dilakukan Kementerian Pertanian seperti meniadakan anggaran pembelian mobil, pengecekan kantor, hingga acara seremonial yang dianggap tidak perlu.

    "Apa yang kami lakukan dengan memberikan asuransi yakni memberikan rasa aman bagi para petani untuk berproduksi demi kesejahteraan mereka," ujar Amran.

    Asuransi ini, kata dia, untuk memberikan rasa aman bagi petani atas bencana alam, banjir, kekeringan yang membuat tanaman padi petani mati termasuk pula bagi asuransi peternak yang juga ditanggung jika hewan peliharaan mereka mati.

    "Untuk anggaran tahun depan belum ditetapkan namun tetap ada. Sebelumnya kami hanya fokus untuk sawah namun kini sudah asuransi sapi. Ini merupakan komitmen dari Presiden untuk kesejahteraan rakyat," ujar Menteri Pertanian itu.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.