Kasus Meikarta, Analis Sarankan Investor Lippo Group Wait and See

Suasana di Marketing Gallery Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 17 Oktober 2018. Pembangunan di proyek Meikarta masih tetap berlangsung pasca Operasi Tangkap Tangan KPK. TEMPO/M Taufan Rengganis

Jakarta - Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji menyarankan para pemegang saham atau investor pada perusahaan milik Lippo Group untuk terus memantau perkembangan kasus suap perizinan megaproyek Meikarta yang kini disidik Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

Baca juga: Begini Progress Pembangunan Proyek Meikarta Usai OTT KPK

Nafan meminta investor untuk wait and see mengenai pergerakan saham milik grup Lippo. "Tunggu beberapa sentimen positif muncul untuk ke depannya. Jadi investor harus sabar karena kasus suap Meikarta masih sedang berlangsung, hold ya," kata Nafan ketika dihubungi Tempo, Jumat, 19 Oktober 2018.

Adapun, berdasarkan pantauan Tempo, kemarin, saham-saham perusahaan milik Lippo Grup telah mulai mengalami koreksi sejak Selasa lalu, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin sebagai tersangka kasus dugaan suap dari Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro. Kemarin, kabar penggeledahan rumah bos Lippo, James Riady, diikuti dengan aksi jual saham-saham emiten grup ini.

Saham PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), yang merupakan induk usaha pengembang Meikarta PT Mahkota Sentosa Utama (MSU), stagnan pada level 1.330. Walau begitu, saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)—induk LPCK—bergejolak sejak perdagangan dibuka hingga ditutup dengan negatif 4,86 persen menjadi 274.

Keterpurukan merambah ke emiten Lippo lainnya. Saham PT Multipolar Tbk (MLPL) terjun bebas hingga 6,82 persen menjadi Rp 82 per lembar saham. PT First Media Tbk (KBLV) juga anjlok 2,56 persen menjadi Rp 456. Pada sektor retail, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) masing-masing terjerembab hingga 4,07 persen dan 3,95 persen.

Kondisi serupa dialami saham PT Bank National Nobu Tbk (NOBU) dan PT Siloam Hospitals Tbk (SILO). Meski tipis, saham PT Link Net Tbk (LINK) merupakan satu-satunya saham Grup Lippo yang naik 0,7 persen menjadi Rp 4.300 per saham.

Sementara itu, Analis CSA Research Reza Priyambada mengatakan bahwa kasus suap dalam perizinan proyek Meikarta memang memberi sentimen negatif pada saham milik Lippo Grup. Karena itu menurut Reza, pihak manajemen harus memberikan informasi kepada para investor mengenai kasus tersebut sekaligus menjelaskan keberlangsungan pembangunan proyek.

"Bisa dilihat bahwa pernyataan pihak Meikarta belum cukup untuk bantu tingkatkan kepercayaan investor terhadap saham-saha. terkait properti mereka. Seperti ada yang masih ditunggu pelaku pasar, terutama riil progress pembangunan Meikarta," kata Reza ketika dihubungi Tempo, Jumat, 19 Oktober 2018.

Kendati demikian, Reza menjelaskan proses hukum dan progres pembangunan adalah dua hal yang berbeda. Karena itu, meski Grup Lippo tengah terjerat kasus hukum, selama tidak menganggu jalanya progres pembangunan proyek mestinya tidak menganggu kinerja.

Karena itu, Reza menyarankan supaya investor untuk terus memperhatikan perkembangan kasus itu. Bagi investor yang berorientasi jangka panjang, kata Reza, bisa dicermati dulu penyelesaian kasus ini terhadap kinerja dan progres proyek-proyek yang ada. Sedangkan bagi investor jangka pendek bisa memanfaatkan pelemahan untuk masuk pada level tertentu dan mengambil profit saat ada kenaikan.

Kuasa hukum PT Mahkota Sentosa Utama (yang menggarap proyek Meikarta), Denny Indrayana, mengatakan kliennya akan bertanggung jawab dalam pembangunan Meikarta. PT Mahkota merupakan anak usaha PT Lippo Karawaci, di bawah Lippo Group, yang membangun proyek senilai Rp 278 triliun itu.

“PT MSU akan bertanggung jawab dan terus berusaha memenuhi kewajiban-kewajiban perusahaan lainnya yang berkaitan dengan pembangunan di Meikarta,” katanya.

LARISSA HUDA






Nilai Pengumpulan Dana di Bursa Tembus Rp 175,34 Triliun

10 jam lalu

Nilai Pengumpulan Dana di Bursa Tembus Rp 175,34 Triliun

Otoritas Jasa Keuangan mencatat hasil penggalangan dana oleh perusahaan-perusahaan yang melantai di Bursa Efek Indonesia sangat baik.


Sempat Tergelincir, IHSG Kembali ke Level 7.000 di Sesi Perdagangan I Akhir Pekan

3 hari lalu

Sempat Tergelincir, IHSG Kembali ke Level 7.000 di Sesi Perdagangan I Akhir Pekan

IHSG menutup sesi perdagangan sesi pertama di posisi 7.001,25 atau melemah 0,50 persen dari level penutupan perdagangan kemarin 7.036,2.


Samuel Sekuritas: IHSG Jatuh ke Zona Merah, Sektor Industri Dasar Melemah Paling Dalam

5 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Jatuh ke Zona Merah, Sektor Industri Dasar Melemah Paling Dalam

IHSG menutup sesi di level 7.077,0 atau 0,49 persen lebih rendah daripada angka penutupan Selasa, 27 September 2022 di level 7.112,4.


Samuel Sekuritas: IHSG Ditutup Melemah di Sesi I, Sejalan dengan Bursa Global

6 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Ditutup Melemah di Sesi I, Sejalan dengan Bursa Global

IHSG menutup sesi di level 7.092,7 atau 0,49 persen lebih rendah dari angka penutupan kemarin (7,127,5).


Samuel Sekuritas: IHSG Menguat Sesi I Perdagangan Hari Ini, 255 Saham Menguat

11 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Menguat Sesi I Perdagangan Hari Ini, 255 Saham Menguat

IHSG mampu bertengger di level 7.203,4 atau naik 0,2 persen dari angka penutupan perrsagangan kemarin di level 7.188,3.


IHSG Masih Betah di Zona Merah, Samuel Sekuritas: Kemungkinan Masih Tertekan

11 hari lalu

IHSG Masih Betah di Zona Merah, Samuel Sekuritas: Kemungkinan Masih Tertekan

IHSG dibuka di level 7.188,19 atau melemah tipis dari penutupan perdagangan kemarin 7.188,31.


Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam di Sesi Pertama Hari ini, Pasar Asia Melemah

12 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam di Sesi Pertama Hari ini, Pasar Asia Melemah

IHSG siang ini menutup sesi di level 7.154,4, atau turun 0.59 persen lebih rendah dari angka penutupan Selasa, 20 September 2022, yaitu 7,196,9.


Samuel Sekuritas: IHSG Dibuka di Zona Hijau Hari ini, 4 Saham Jadi Sorotan

18 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Dibuka di Zona Hijau Hari ini, 4 Saham Jadi Sorotan

IHSG bergerak di zona hijau pada pukul 09.00 WIB dengan level 7.314,51 atau menguat 0,49 persen dari penutupang perdagangan kemarin di level 7.278,08.


Samuel Sekuritas: IHSG Tertahan di Zona Merah, Ditutup Melemah di Level 7.186,76

26 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Tertahan di Zona Merah, Ditutup Melemah di Level 7.186,76

IHSG hanya mampu bertengger di level 7.186,76 atau melemah 0,64 dari penutupan perdagangan kemarin di level 7.233,16.


IHSG Menguat di Sesi I, Samuel Sekuritas: Indeks Sektor Energi Paling Tinggi

28 hari lalu

IHSG Menguat di Sesi I, Samuel Sekuritas: Indeks Sektor Energi Paling Tinggi

IHSG di sesi pertama perdagangan ditutup di level 7.218,5 atau menguat 0,57 persen dari angka penutupan akhir pekan lalu di level 7.177,1.