BCA Kesulitan Penuhi Aturan Alokasi 20 Persen Kredit UMKM

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja saat mencoba mesin CS Digital dan mengganti kartu BCA magnetic menjadi kartu BCA berteknologi chip hasil kerja sama dengan Mastercard. Tempo/M JULNIS FIRMANSYAH

TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) mengaku kesulitan memenuhi kewajiban penyaluran kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah sebesar 20 persen dari total kredit. Sebab, di sisi lain perseroan juga harus menggenjot kredit infrastruktur yang notabene merupakan kredit korporasi.

Baca: Digital Perbankan, Buka Rekening BCA Bisa Tanpa Buku Tabungan

Saat ini kredit segmen UMKM di BCA saat ini baru mencapai sekitar 12-13 persen sedangkan korporasi sudah mencapai sekitar 30 persen dari total penyaluran kredit. “Semakin kami mau kasih pembiayaan korporasi, semakin kami mau kasih pembiayaan infrastruktur, UKM-nya kedodoran, tidak ada pilihan. UKM tidak bisa dalam sebulan naik triliunan, nah sekarang kita baru 12-13 persen,” kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, Senin, 15 Oktober 2018.

Jahja menuturkan, gejala yang sama dihadapi hampir semua bank pesaing. Menurut dia, hanya bank-bank yang memfokuskan bisnis di segmen nasabah mikro yang mampu meraih target tersebut.

Sampai dengan Agustus 2018, realisasi penyaluran kredit emiten perbankan berkode BBCA tersebut mencapai Rp 502,76 triliun, tumbuh 15,08 persen secara tahunan. Sementara itu, dana pihak ketiga tumbuh 6,63 persen secara tahunan menjadi Rp 612,78 triliun.

Untuk menyiasati kondisi tersebut, bank itu mengusulkan agar kewajiban penyaluran kredit kepada nasabah UMKM dapat dikompensasikan dengan penyaluran kredit kepada korporasi yang memiliki eksposur kerja sama dengan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Lebih jauh Jahja mengatakan bahwa perseroan perlu menurunkan eksposur kredit infrastruktur dan kredit korporasi jika ingin memenuhi target kewajiban kredit kepada UMKM sebesar 20 persen terhadap total kredit. Hal itu tidak dapat menjadi pilihan sebab korporasi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi yang dimaksud Jahja juga artinya bakal menggerakkan para debitor UMKM. Jahja melanjutkan, perlu ada kombinasi yang lebih berimbang pada penyaluran kredit perbankan kepada setiap segmen. “Harus ada kombinasi, dan saya pikir UKM tidak bisa maju sendirian," ujar Jahja.

Baca: BCA Tawarkan Bunga KPR 4,24 Persen di Pameran Ini

Menurut bos BCA ini, sinergi yang dimaksud bisa dilakukan antara para debitor UMKM dengan korporasi. "Dia ambil barang dari mana? Kan dari pabrik? Pabrik kalau tidak diongkosin, bagaimana UMKM berkembang? Ini harus ada sinergi."

BISNIS






Mengenal Gigantisme Akibat Kelebihan Hormon Pertumbuhan

14 jam lalu

Mengenal Gigantisme Akibat Kelebihan Hormon Pertumbuhan

Gigantisme adalah kondisi langka yang menyebabkan pertumbuhan tidak normal pada anak-anak akibat ada kelainan pada hormon pertumbuhan.


Koinworks Resmi Luncurkan KoinLearn sebagai Platform Belajar Gratis untuk UMKM

16 jam lalu

Koinworks Resmi Luncurkan KoinLearn sebagai Platform Belajar Gratis untuk UMKM

KoinWorks kini menghadirkan KoinLearn, yakni suatu platform edukasi yang menyediakan konten video pembelajaran untuk para pelaku UMKM.


Asosiasi: Pengemudi Ojol Belum Dapat Info Resmi BLT UMKM Rp 1,2 Juta

1 hari lalu

Asosiasi: Pengemudi Ojol Belum Dapat Info Resmi BLT UMKM Rp 1,2 Juta

Para pengemudi ojel online atau ojol belum mendapatkan informasi secara resmi terkait Bantuan Langsung Tunai atau BLT UMKM.


978 Lowongan Kerja Dibuka di Bursa Kerja Kota Tangerang, Ada Posisi di BCA Multi Finance

1 hari lalu

978 Lowongan Kerja Dibuka di Bursa Kerja Kota Tangerang, Ada Posisi di BCA Multi Finance

Kota Tangerang membuka peluang kerja lewat bursa kerja virtual yang selenggarakan setiap bulan dalam upaya membantu para pencari kerja.


KM Talks 9.0, Pelatihan UMKM Ala Komunitas Kejar Mimpi Tangerang Selatan

1 hari lalu

KM Talks 9.0, Pelatihan UMKM Ala Komunitas Kejar Mimpi Tangerang Selatan

Komunitas Kejar Mimpi Tangerang Selatan (KMTS) sukses menyenggarakan program KM Talks 9.0 berupa Pelatihan UMKM secara daring


F1 H20 2023 di Danau Toba, Luhut: Kontrak 5 Tahun, Bisa Seperti Mandalika

1 hari lalu

F1 H20 2023 di Danau Toba, Luhut: Kontrak 5 Tahun, Bisa Seperti Mandalika

Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1 (F1 H20) di Danau Toba, Sumatera Utara, merupakan langkah yang bagus.


Erick Thohir: F1 H20 di Danau Toba Akan Serap Tenaga Kerja dan UMKM

1 hari lalu

Erick Thohir: F1 H20 di Danau Toba Akan Serap Tenaga Kerja dan UMKM

Erick Thohir memastikan, penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1 atau F1 H20 akan digelar di Danau Toba, Sumatera Utara. Rencananya berlangsung tahun depan.


Apindo Khawatir Laju Investasi hingga Perdagangan RI Terhambat karena Resesi Global 2023

1 hari lalu

Apindo Khawatir Laju Investasi hingga Perdagangan RI Terhambat karena Resesi Global 2023

Tekanan resesi diprediksi tak hanya berimbas terhadap lalu-lintas impor, tapi juga produktivitas perekonomian.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

2 hari lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


Jokowi Kritik Jumlah Startup Agrikultur Minim, Padahal Ada Krisis Pangan

3 hari lalu

Jokowi Kritik Jumlah Startup Agrikultur Minim, Padahal Ada Krisis Pangan

Presiden Jokowi mengkritik minimnya jumlah startup Indonesia yang bergerak di bidang agrikultur, di tengah ancaman krisis pangan yang ke depan akan membesar.