IMF Bantu Korban Gempa Lombok Rp 1,1 Miliar

Anggota Basarnas mengevakuasi korban tewas akibat tertimbun reruntuhan Masjid Jabal Nur yang rusak akibat gempa bumi 7 SR di Tanjung, Lombok Utara, NTB, pada 5 Agustus 2018. Menurut gubernur terpilih NTB Zulkieflimansyah, warga meninggal mencapai 381 orang, dan luka-luka 1033 orang. Kerugian rumah mencapai 22.721 unit yang rusak. ANTARA/Zabur Karuru

TEMPO.CO, Jakarta - International Monetary Fund (IMF) memberikan bantuan sebanyak US$ 75 ribu atau setara Rp 1,1 miliar untuk korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat. Informasi ini disampaikan Kepala Unit Kerja Pertemuan Tahunan IMF World Bank 2018, Peter Jacobs menjelang pertemuan IMF-World Bank pada Senin besok, 8 Oktober 2018 di Nusa Dua, Bali.

Baca juga: Panitia Tanggapi Permintaan Sandiaga Uno Agar Acara IMF Berhemat

"Besok kami akan ke Lombok, menyalurkan bantuan dari IMF sendiri US$ 75 ribu," kata Peter saat dihubungi di Jakarta, Minggu, 7 Oktober 2018.

Menurut Jacobs, pemberian dana bantuan dari IMF untuk Lombok ini bisa saja nantinya diikuti negara-negara lain yang ikut dalam pertemuan tahunan IMF-World Bank. Dalam pertemuan ini, kata dia, juga akan diadakan semacam acara solidaritas. "Cup for Lombok misalnya, kopi yang juga ada unsur sumbangan untuk Lombok dan Palu."

Tak hanya untuk gempa Lombok, Peter menyebut sejumlah peserta pertemuan tahunan IMF-World Bank 2018 juga secara sukarela telah mengumpulkan dana untuk korban gempa Palu. "Ini sesuatu yang tidak pernah kami duga, tidak pernah kami minta," ujarnya.

Sejumlah negara seperti Thailand dan Jepang, kata dia, sudah mulai mengumpulkan dana bantuan itu dan meminta pemerintah menyalurkan pada korban

Sebelumnya hingga Agustus lalu saat gempa menerjang Lombok,
pemerintah belum menyatakan menerima dana bantuan
asing. Alasannya, dana pemerintah masih cukup untuk mengatasinya. Meski, beberapa negara sudah sempat menawarkan bantuan seperti Australia, Malaysia, Singapura, hingga Taiwan.

Awal September 2018, pemerintah membuka isyarat akan adanya bantuan dari IMF dan juga World Bank untuk korban gempa Lombok. Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, pimpinan kedua lembaga akan bertandang ke Lombok, di sela  acara pertemuan tahunan IMF-World Bank untuk memberikan bantuan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir, mengatakan belum mendapat informasi soal dana bantuan US$ 75 ribu tersebut. "Saya harus cek, karena ini mungkin langsung ke Kementerian Polhukam (Politik, Hukum, dan Keamanan)," kata dia.

Kemenlu, kata dia, memang terlibat dalam proses penerimaan bantuanasing kepada Indonesia. Namun, dalam gempa Lombok, kemenlu hanya berperan dalam konteks pencatatan. Ketika satu negara ingin memberikan bantuan, maka Kemenlu akan menyampaikan daftarkebutuhan prioritas di lapangan. Nantinya, Kementerian Polhukam-lah yang memberikan persetujuan karena menjadi koordinator nasional penanganan gempa Lombok.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian
Keuangan Nufransa Wira Sakti tidak membantah ataupun
membenarkan informasi soal dana bantuan IMF ini. "Besok akan ada press conference-nya untuk kunjungan ke Lombok," ujarnya.






Negara G20 Sepakat Hapus Subsidi BBM, Ini Respons Pertamina

8 hari lalu

Negara G20 Sepakat Hapus Subsidi BBM, Ini Respons Pertamina

Pertamina buka suara soal kesepakatan dalam G20 untuk menghapus subsidi BBM menjadi salah satu kesepakatan negara-negara G20 pada pekan lalu.


Terkini Bisnis: Daftar Prediksi UMP 2023 di 34 Provinsi, IMF Soroti Ancaman Resesi

9 hari lalu

Terkini Bisnis: Daftar Prediksi UMP 2023 di 34 Provinsi, IMF Soroti Ancaman Resesi

Berita terkini bisnis hingga siang ini dimulai dari prediksi upah minimum provinsia atau UMP yang berlaku di 34 provinsi mulai tahun 2023.


Tempo Economic Forum: Ancaman Resesi 2023, IMF Cermati 3 Dampak Invasi Rusia

10 hari lalu

Tempo Economic Forum: Ancaman Resesi 2023, IMF Cermati 3 Dampak Invasi Rusia

IMF melihat krisis global karena ketegangan geopolitik akan memperburuk kondisi ekonomi. Krisis pun mendorong negara maju jatuh ke jurang resesi.


G20 Sepakat Bantu Negara Miskin Rp 1.200 Triliun

13 hari lalu

G20 Sepakat Bantu Negara Miskin Rp 1.200 Triliun

Komitmen G20 membantu negara miskin termaktub dalam dokumen Deklarasi Pemimpin G20 Presidensi Indonesia yang disepakati pada Rabu, 16 November 2022.


Jokowi Jadi Sopir Golf Cart di KTT G20, Bos IMF Jadi Penumpang

14 hari lalu

Jokowi Jadi Sopir Golf Cart di KTT G20, Bos IMF Jadi Penumpang

Jokowi menyetir golf cart usai acara KTT G20 dengan penumpang di antaranya Sekjen OECD Mathias Cormann, Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva


Sepekan Bisnis: Rencana Tender Jalan Tol 41,68 T, Luhut Sebut Persiapan KTT G20 Bali The Best in History

15 hari lalu

Sepekan Bisnis: Rencana Tender Jalan Tol 41,68 T, Luhut Sebut Persiapan KTT G20 Bali The Best in History

Berita terpopuler selama sepekan terakhir dimulai dari tender dua jalan tol baru senilai Rp 41,68 triliun yang tengah dipersiapkan Kementerian PUPR.


Sektor Logistik Bisa Kurangi Dampak Resesi Global, SCI: Harus Fokus pada Transportasi

17 hari lalu

Sektor Logistik Bisa Kurangi Dampak Resesi Global, SCI: Harus Fokus pada Transportasi

Chairman Supply Chain Indonesia Setijadi mengatakan sektor logistik berperan penting dalam mengurangi dampak resesi global pada 2023.


Riset UI: Tamu G20 Akan Habiskan Belanja Rp 10 Triliun di Indonesia

17 hari lalu

Riset UI: Tamu G20 Akan Habiskan Belanja Rp 10 Triliun di Indonesia

Selain dampak langsung terhadap perputaran uang, pertemuan para kepala negara di KTT G20 ini diperkirakan bakal memberi efek ekonomi yang jauh lebih besar.


Ekonom Senior IMF: Perekonomian Indonesia Paling Tangguh

18 hari lalu

Ekonom Senior IMF: Perekonomian Indonesia Paling Tangguh

Apa prediksi IMF terhadap ekonomi Indonesia tahun depan? Seberapa tangguh Indonesia menghadapi ancaman resesi?


Bahlil: Pertumbuhan Ekonomi 5,72 Persen, Jangan Kita Terbuai

19 hari lalu

Bahlil: Pertumbuhan Ekonomi 5,72 Persen, Jangan Kita Terbuai

Bahlil Lahadalia mengaku berbeda pandangan dengan sebagian orang. Ia pesimistis perekonomian Indonesia akan baik-baik saja pada tahun 2023.