Terus Melemah, Kurs Rupiah Jisdor 15.182 per Dolar AS

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Faktor eksternal bikin nilai tukar rupiah Melemah terhadap dolar AS. REUTERS/Willy Kurniawan

    Faktor eksternal bikin nilai tukar rupiah Melemah terhadap dolar AS. REUTERS/Willy Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar rupiah terus melemah. Berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate Bank Indonesia, kurs hari ini, Jumat, 5 Oktober 2018, berada di level Rp 15.182 per dolar Amerika Serikat. Angka tersebut 49 poin lebih rendah ketimbang Kamis, 4 Oktober 2018 yang berada di Rp 15.133 per dolar AS.

    Baca: Rupiah Tembus Rp 15 Ribu per Dolar AS, BI: Masih Aman

    Rupiah sebenarnya dibuka menguat pada awal pekan ini. Pada Senin, 1 Oktober 2018, rupiah menguat ke level Rp 14.905 per dolar AS setelah terperosok di level Rp 14.929 pada Jumat, 28 September 2018.

    Namun, pada Selasa, 2 Oktober 2018, kurs mulai mengalami pelemahan lagi. Kala itu rupiah anjlok 83 poin, sehingga rupiah di level Rp 14.988 per dolar AS. Tren pelemahan itu berlanjut setelah menginjak Rp 15.088 per dolar AS pada Rabu, 3 Oktober 2018 dan berlangsung hingga kini.

    Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan mayoritas pemicu depresiasi kurs rupiah hingga lebih dari Rp 15 ribu per dolar AS adalah faktor eksternal. "Saya lihat dominasi hari ini mayoritas berasal dari luar," kata Sri Mulyani di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 4 Oktober 2018.

    Menurut Sri Mulyani, pada Rabu rupiah melemah karena pengaruh sentimen dari Italia yang defisit APBN-nya cukup besar. "Sekarang Italia komitmen menurunkan defisit APBN, lalu juga ada sentimen yang lain," katanya.

    Sementara dari sisi domestik, menurut dia, pemerintah terus mewaspadai posisi neraca pembayaran. "Ini masih harus dikendalikan dengan baik," kata Sri Mulyani.

    Baca: Rupiah Kian Loyo, Sri Mulyani Awasi Ketat Impor Barang Konsumsi

    Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan nilai tukar rupiah yang saat ini menyentuh Rp 15 ribu per dolar Amerika Serikat, masih aman. "Masih aman, yang penting suplai dan demand-nya jalan dan banking sector juga kuat," kata Mirza.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.