Jokowi Minta Kerja Sama BUMN dan Swasta Ditingkatkan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi tiba dalam peresmian jalan tol Solo-Ngawi segmen Kartasura-Sragen di Pintu Gerbang Tol Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, Ahad, 15 Juli 2018. Transaksi di jalan tol Solo-Ngawi menerapkan cashless payment. Biro Pers Setpres.

    Presiden Jokowi tiba dalam peresmian jalan tol Solo-Ngawi segmen Kartasura-Sragen di Pintu Gerbang Tol Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, Ahad, 15 Juli 2018. Transaksi di jalan tol Solo-Ngawi menerapkan cashless payment. Biro Pers Setpres.

    TEMPO.CO, Jakarta- Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta kerja sama antara BUMN dan swasta ditingkatkan. Hal tersebut terkait pembangunan jalan tol Depok-Antasari yang baru saja diresmikan.

    "Kalau kerja sama terus dilakukan antara swasta dan BUMN, saya rasa pembangunan jalan tol yang ada di tanah air ini, akan semakin cepat bisa diselesaikan," kata Jokowi dalam sambutannya, Kamis, 27 September 2018.

    Jokowi menjelaskan, dalam pembangunan tol Depok-Antasari, dikelola oleh tiga perusahaan yang bergabung di PT Citra Waspphutowa. Adapun perusahaan-perusahaan tersebut, antara lain PT Citra Marga Nusaphala Persada (Tbk) , PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

    Jokowi meresmikan tol sesi I. Setelah itu tol sesi II sepanjang jalan Brigif hingga Sawangan, sepanjang 6,3 kilometer, akan rampung pada Desember 2018. Kemudian, sesi III sepanjang jalan Sawangan hingga Bojong Gede, sepanjang 9,5 kilometer, akan rampung 2021.

    Jokowi meminta seluruh proyek pembangunan tol tersebut segera diselesaikan. "Kalau bisa ya semuanya (selesai) sampai 2019 saja, jangan lama-lama," tutur dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.