IHSG Menguat Didorong Sentimen Positif Dalam Negeri Hari Ini

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/Puspa Perwitasari

    Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 21 September 2018, ditutup melanjutkan penguatan sebesar 26,47 poin didorong sentimen positif dalam negeri.

    Baca juga: IHSG Ditutup Menguat 618 Poin ke Level 5.873,59

    IHSG ditutup menguat 26,47 poin atau 0,45 persen menjadi 5.957,74. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 4,79 poin atau 0,51 persen menjadi 943,42.

    Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan investor mempertahankan posisinya dengan kembali melakukan aksi beli dipicu sentimen dari dalam negeri yang positif.

    "Bertahannya aksi beli mendorong IHSG lebih tinggi. Investor asing juga membukukan beli bersih," katanya.

    Berdasarkan data BEI, investor asing membukukan beli bersih atau "foreign net buy" sebesar Rp1,1 triliun pada akhir pekan ini.

    Ia menambahkan sentimen mengenai fluktuasi rupiah yang cenderung terapresiasi terhadap dolar AS turut mempengaruhi psikologis investor pasar modal dalam mengambil posisi beli.

    "Rupiah yang menguat karena didorong sentimen makroekonomi Indonesia yang diprediksi naik oleh Bank Dunia," katanya.

    Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada hari ini sebanyak 381.612 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 12,04 miliar lembar saham senilai Rp10,91 triliun. Sebanyak 197 saham naik, 187 saham menurun, dan 116 saham tidak bergerak nilainya.

    Seperti IHSG, bursa regional, di antaranya indeks Nikkei menguat 195,00 poin (0,82 persen) ke 23.869,93, indeks Hang Seng menguat 475,91 poin (1,73 persen) ke 27.953,58, dan indeks Strait Times menguat 37,25 poin (1,17 persen) ke posisi 3.217,68.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hasil Sensus 2020 yang Menentukan Penentuan Kebijakan Pembangunan

    Akan ada perbedaan pada penyelenggaraan sensus penduduk yang ketujuh di tahun 2020. Hasil Sensus 2020 akan menunjang penentuan kebijakan pembangunan.