Lowongan CPNS 2018 di Kemenkeu Dibuka, Lihat Formasinya

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berbincang dengan para peserta saat memberikan kuliah umum kepada ribuan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Istora Senayan, Jakarta, 27 Maret 2018. Foto: Biro Pers Setpres.

    Presiden Joko Widodo berbincang dengan para peserta saat memberikan kuliah umum kepada ribuan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Istora Senayan, Jakarta, 27 Maret 2018. Foto: Biro Pers Setpres.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Keuangan membuka lowongan untuk Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2018 pada 26 September 2018. Kemenkeu membuka lowongan untuk 542 formasi dan 55 formasi khusus. Pelamar dapat memilih unit penempatan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan non DJBC.

    Baca: BKN Sebut Situs Pendaftaran CPNS sscn.bkn.go.id Dibuka Hari Ini

    Untuk non DJBC terdapat 9 unit penempatan, yaitu Sekretariat Jenderal (Sekjen), Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Anggaran (DJA), Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPBN) dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN). Selain itu Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK).

    Tabel unit penempatan CPNS 2018 sesuai dengan formasi jabatan dan kualifikasi pendidikan dapat dilihat melalui https://rekrutmen.kemenkeu.go.id. Pelamar dapat melakukan pendaftaran dengan membuat akun melalui https://sscn.bkn.go.id yang akan ditutup pada 10 Oktober mendatang.

    Pelamar dari semua formasi dan jabatan dan kualifikasi dapat memilih satu lokasi tes dari 6 kota yang menyelenggarakan rekrutmen CPNS 2018 Kemenkeu Tahun Anggaran 2018, yaitu Medan, Jakarta, Yogyakarta, Balikpapan, Makassar, Jayapura.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.