Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

BI: Asumsi APBN 2019 Nilai Tukar Rupiah Rp 14.300 - Rp 14.700

image-gnews
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara (berbatik) memberikan paparan dalam seminar tentang perekonomian Indonesia di Asian Development Bank Institute di Tokyo, Jepang, Selasa, 21 Agustus 2018. Seminar dipandu oleh Dekan ADB Institute, Profesor Naoyuki Yoshino (duduk di bangku panelis). TEMPO/Tomi Aryanto
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara (berbatik) memberikan paparan dalam seminar tentang perekonomian Indonesia di Asian Development Bank Institute di Tokyo, Jepang, Selasa, 21 Agustus 2018. Seminar dipandu oleh Dekan ADB Institute, Profesor Naoyuki Yoshino (duduk di bangku panelis). TEMPO/Tomi Aryanto
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan proyeksi asumsi APBN 2019 yaitu nilai tukar rupiah di angka Rp 14.300 - Rp 14.700. Menurut Mirza, hal tersebut berdasarkan situasi 2019 yang lebih terkontrol.

Baca juga: Moodys Ingatkan Dampak Negatif Jika Rupiah Rerus Melemah

"Situasi 2019 lebih controllable dibandingkan 2018 ini sehingga kami berikan proyeksi untuk asumsi APBN Rp 14.300 sampai Rp 14.700," kata dia saat rapat dengan Komisi XI DRP, Kamis, 13 September 2018.

BI, kata Mirza, memprediksi The Federal Reserve (The Fed) masih akan menaikkan suku bunga acuan pada tahun 2019. Kenaikan suku bunga acuan itu, kata Mirza, bisa mencapai 3,25 persen dari saat ini yang sebesar 2 persen.

"Di dalam proyeksi kami BI, kami perkirakan bahwa suku bunga AS 2019 akan naik sampai 3,25 persen. Dari sekarang 2 persen, bisa naik sampai 3,25 persen," kata dia

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mirza menjelaskan aba-aba kenaikan suku bunga ini sudah dilakukan bahkan sejak tahun 2013 sedangkan pengetatan likuiditas juga mulai dilakukan pada 2014. Hal ini menimbulkan terjadinya volatilitas yang tinggi pada negara-negara emerging market seperti Indonesia.  

Mirza menjelaskan kenaikan suku bunga AS ini kemudian direspons dunia termasuk BI. Hal tersebut membuat BI pada 2013 harus menaikkan suku bunga acuan untuk mengendalikan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) dan inflasi.

Kemudian dilanjutkan dengan kebijakan menurunkan suku bunga acuan pada periode 2016-2017. Namun, saat ini BI telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak 125 basis points (bps) atau 1,25 persen sepanjang 2018.

Mirza menjelaskan BI akan tetap menempuh sikap kebijakan moneter yang ketat atau hawkish dalam menghadapi dinamika ketidakpastian ekonomi global terutama dalam merespons kenaikan suku bunga acuan. Hal itu di antaranya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Rupiah Merosot Terendah Sejak Krismon 1998, Ada Apa?

13 jam lalu

Grafik pergerakan rupiah terhadap dolar AS 2005-2024 (Google Finance)
Rupiah Merosot Terendah Sejak Krismon 1998, Ada Apa?

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS jatuh ke Rp16.412, terendah sejak krisis moneter atau Krismon 1998 ketika rupiah jatuh ke Rp16.650


Rupiah Ditutup Melemah Tajam Rp16.412 per Dolar AS, Analis: Perang Dagang Pemicu Utamanya

15 jam lalu

Ilustrasi uang rupiah. Shutterstock
Rupiah Ditutup Melemah Tajam Rp16.412 per Dolar AS, Analis: Perang Dagang Pemicu Utamanya

Nilai tukar rupiah hari ini melemah tajam 142 poin menjadi Rp 16.412 per dolar AS.


Gubernur BI Klaim Rupiah Stabil walau Nilai Tukar Terus Melemah

19 jam lalu

Ilustrasi Uang Rupiah. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Gubernur BI Klaim Rupiah Stabil walau Nilai Tukar Terus Melemah

Kurs rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat, dibuka melemah seiring pasar menunggu rilis sentimen konsumen Amerika Serikat Juni 2024.


Rapat Pengendalian Inflasi dengan Jokowi, Begini Laporan Perry Warjiyo

19 jam lalu

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. TEMPO/Tony Hartawan
Rapat Pengendalian Inflasi dengan Jokowi, Begini Laporan Perry Warjiyo

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo melaporkan tiga hal saat rapat pengendalian inflasi dengan Presiden Jokowi.


Gubernur BI Pamer di Depan Jokowi: Inflasi RI Turun 10 Tahun Terakhir

21 jam lalu

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. TEMPO/Tony Hartawan
Gubernur BI Pamer di Depan Jokowi: Inflasi RI Turun 10 Tahun Terakhir

Di hadapan Presiden Jokowi, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, tingkat inflasi Indonesia dalam 10 tahun terakhir menurun dan dapat dikendalikan.


Sidak Harga di Pasar Tradisional Solo, Harga Daging Sapi, Cabai hingga Beras Naik Jelang Idul Adha

2 hari lalu

TPID Kota Solo melakukan sidak untuk memantau harga barang-barang kebutuhan pokok di Pasar Kadipolo Solo, Jawa Tengah, Rabu, 12 Juni 2024, menjelang Idul Adha 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Sidak Harga di Pasar Tradisional Solo, Harga Daging Sapi, Cabai hingga Beras Naik Jelang Idul Adha

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Solo memantau harga berbagai barang kebutuhan pokok di pasar tradisional di Solo, Jawa Tengah, Rabu, 12 Juni 2024.


Pelemahan Rupiah Berlanjut, Pagi Dibuka Melorot: Investor Tunggu Rilis Data Inflasi Inti AS

2 hari lalu

Karyawan menunjukkan uang pecahan 100 dolar Amerika di penukaran mata uang asing di Jakarta, Selasa 16 April 2024, Nilai tukar rupiah tercatat melemah hingga menembus level Rp16.200 per dolar Amerika Serikat (AS) setelah libur Lebaran 2024. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia (BI) Edi Susianto menyampaikan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terjadi seiring dengan adanya sejumlah perkembangan global saat libur Lebaran. TEMPO/Tony Hartawan
Pelemahan Rupiah Berlanjut, Pagi Dibuka Melorot: Investor Tunggu Rilis Data Inflasi Inti AS

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu diperkirakan berlanjut melemah di tengah pasar menunggu rilis data inflasi AS.


BI Perkirakan Penjualan Eceran Mei 2024 Meningkat, Produk Apa Saja?

3 hari lalu

Penjualan Makanan-Minuman Naik Selama Ramadan
BI Perkirakan Penjualan Eceran Mei 2024 Meningkat, Produk Apa Saja?

BI memperkirakan kinerja penjualan eceran bulan Mei 2024 meningkat, Indeks Penjualan Riil Mei 2024 tumbuh 4,7 persen secara tahunan.


Rupiah Terus Melemah, Ditutup di Level Rp16.291 per Dolar AS

3 hari lalu

Ilustrasi mata uang Rupiah. Brent Lewin/Bloomberg via Getty Images
Rupiah Terus Melemah, Ditutup di Level Rp16.291 per Dolar AS

Pada perdagangan Senin kemarin, kurs rupiah terhadap dolar AS ditutup di level Rp 16.282.


Rupiah Diperkirakan Melemah hingga Rp16.330 per Dolar AS

4 hari lalu

Ilustrasi rupiah. Pexels/Ahsanjaya
Rupiah Diperkirakan Melemah hingga Rp16.330 per Dolar AS

Analis mata uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini melemah pada rentang Rp16.270 - Rp16.330.