Senin, 22 Oktober 2018

Gempa Lombok, Kominfo Sediakan VSAT untuk Koneksi Internet di NTB

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan pasien dilarikan ke luar rumah sakit setelah gempa berkekuatan 7 SR, yang berpusat di Lombok, di Denpasar, Bali, 5 Agustus 2018. REUTERS/Johannes P. Christo

    Ratusan pasien dilarikan ke luar rumah sakit setelah gempa berkekuatan 7 SR, yang berpusat di Lombok, di Denpasar, Bali, 5 Agustus 2018. REUTERS/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Badan Aksesibilitas Teknologi Informasi (Bakti) menyediakan stasiun penerima sinyal dari satelit (VSAT) untuk memberikan layanan internet ke sejumlah posko di Nusa Tenggara Barat (NTB) guna mendukung penanganan bencana di wilayah tersebut pasca gempa Lombok.

    Baca juga: Gempa Lombok, Kominfo Pulihkan 329 BTS untuk Telekomunikasi

    "Bakti sudah memasang VSAT untuk di Posko Kantor Bupati Lombok Utara yang ditargetkan sudah bisa digunakan untuk mendukung penanganan bencana," kata Plt Kepala Hubungan Masyarakat Kementerian Komunikasi dan Informatika Noor Iza di Jakarta, Selasa pagi, 7 Agustus 2018.

    Noor Iza mengatakan, VSAT juga ditempatkan di Posko Desa Pemenang, Dusun Mentareng, Media Center Kantor Gubernur dan Posko RSUD Mataram. VSAT tersebut sedang dalam proses mobilisasi dan persiapan pemasangan.

    Baca juga: Usai Gempa Lombok, Masih Ada 616 BTS Belum Beroperasi

    Repeater Radio Antar-Penduduk Indonesia (RAPI) dan Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari), kata Noor Iza, dilaporkan telah berfungsi dan dapat mendukung komunikasi penanganan bencana oleh petugas di lapangan. Repeater itu ditempatkan di Bali Timur, Karangasem (Bali), Tembenuh (Lombok Timur) dan Bayan, serta akan mengoneksikan jaringan radio di Bali dan Lombok.

    Gempa Lombok di Nusa Tenggara Barat yang berkekuatan 7 Skala Richter (SR) dan diikuti dengan gempa susulan pada Minggu petang, 5 Agustus 2018, selain mengakibatkan korban jiwa dan rusaknya bangunan, juga membuat sarana telekomunikasi terganggu.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.