Gempa Lombok, Garuda Indonesia Buka Extra Flight Lombok-Denpasar

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandar Udara Internasional Lombok (Bandara-BIL).  TEMPO/SUPRIYANTHO KHAFID.

    Bandar Udara Internasional Lombok (Bandara-BIL). TEMPO/SUPRIYANTHO KHAFID.

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai Garuda Indonesia menyediakan extra flight atau penerbangan tambahan dengan pesawat berbadan besar untuk rute Lombok-Denpasar guna mengantisipasi penumpukan penumpang pasca gempa Lombok.

    Baca juga: Gempa Lombok, Penerbangan Garuda Indonesia Lombok - Bali Normal

    "Garuda Indonesia memberlakukan kebijakan untuk kemudahan penumpang melakukan reschedule, reroute, full refund dan perpanjangan masa berlaku tiket bagi penumpang yang terdampak peristiwa gempa bumi di Lombok beberapa waktu lalu tanpa dikenakan biaya," kata Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Hengki Heriandono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, 7 Agustus 2018.

    Kebijakan tersebut berlaku mulai hari ini, Selasa, 7 Agustus 2018, hingga Senin, 20 Agustus 2018, khusus untuk penumpang yang memiliki jadwal penerbangan pada tanggal 6-11 Agustus 2018. Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai bagian dari layanan Garuda Indonesia kepada para penumpang yang terdampak gempa Lombok pada Minggu, 5 Agustus 2018.

    Lebih lanjut, untuk hari ini, Selasa, 7 Agustus 2018, Garuda Indonesia juga merencanakan untuk kembali menambah extra flight rute Lombok-Denpasar PP sebanyak tiga kali penerbangan, salah satunya menggunakan pesawat berbadan besar A330 seri 300.

    Baca juga: Gempa Lombok, Jam Operasional Bandara Lombok Praya Diperpanjang

    Sebelumnya, Garuda Indonesia juga telah melaksanakan penambahan penerbangan tambahan untuk rute Lombok-Denpasar sebanyak 3 kali penerbangan untuk mangakomodir peningkatan penumpang kedua kota.

    Sejalan dengan peningkatan pengiriman barang bantuan kargo menuju Lombok, Garuda Indonesia juga menyediakan potongan harga sebesar 50 persen sesuai ketentuan berlaku untuk pengiriman barang bantuan bencana alam gempa Lombok.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.