Rabu, 15 Agustus 2018

Gempa Lombok, PLN Padamkan Listrik di Sebagian Kecil Wilayah NTB

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan pasien dilarikan keluar rumah sakit setelah gempa berkekuatan 7 SR yang berpusat di Lombok di Denpasar, Bali, 5 Agustus 2018. REUTERS/Johannes P. Christo

    Ratusan pasien dilarikan keluar rumah sakit setelah gempa berkekuatan 7 SR yang berpusat di Lombok di Denpasar, Bali, 5 Agustus 2018. REUTERS/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Satuan Komunikasi Korporat PT PLN (Persero), I Made Suprateka, mengatakan, usai Gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat, sebagian kecil wilayah di NTB terjadi pemadaman listrik. "Saat gempa terjadi beberapa daerah yang disuplai Sistem Lombok masih menyala dengan beban 50 MW (Megawatt) dari beban sistem normal sebesar 220 MW," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Ahad, 5 Agustus 2018.

    Baca: Gempa Lombok, Kemenhub Pastikan Penerbangan Tak Terganggu

    Made menjelaskan sistem kelistrikan Sumbawa dan Bima sebagian besar menyala dan aman, walaupun ada beberapa sebagian kecil daerah yang masih padam. Untuk memulihkan pasokan listrik di daerah terdampak gempa, khsususnya di Lombok Timur dan Lombok Utara, PLN dengan cepat melakukan inventarisasi kondisi aset di semua lokasi pembangkit.

    Selain itu, perseroan juga berkoordinasi dengan unit-unit PLN, untuk mengantisipasi gempa susulan. "PLN menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang," tutur Made.

    Baca: Gempa Lombok, Bandara Bali dan NTB Hanya Alami Kerusakan Minor

    Sebelumnya diberitakan gempa bumi berkekuatan 7,0 pada Skala Richter, mengguncang Pulau Lombok, dan Sumbawa, pukul 19.46 WITA. Pusat Gempa Lombok terletak pada 8.3 lintang selatan, 116.48 bujur timur Kabupaten Lombok Utara dengan kedalaman 15 kilometer. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa bumi telah berakhir pada Ahad  pukul 21.25 WITA.

    Kementerian Perhubungan sebelumnya juga memastikan bahwa Gempa Lombok Utara tak mengganggu penerbangan dari dan ke Bali serta NTB. Seluruh bandara udara di wilayah tersebut tak mengalami kerusakan fatal. 

    "Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap fasilitas bandara di Denpasar dan Lombok, tidak ditemukan kerusakan sebagai dampak dari gempa yang terjadi," kata  Pelaksana tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Pramintohadi dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Ahad, 5 Agustus 2018.

    Pramintohadi menyatakan telah mendapatkan laporan dari Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, Ngurah Rai bahwa Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali dan Bandara Internasional Lombok Praya, Lombok tidak terdampak oleh gempa bumi yang mengguncang Lombok Utara petang hari ini.

    Sementara itu, kata Pramintohadi dari laporan Direktur Bandar Udara, bandara yang berada di daerah sekitar gempa juga beroperasi dengan normal. Dilaporkan fasilitas sisi darat dan udara di bandara Sultan M. Kaharuddin Sumbawa dan Bandara Sultan M. Salahuddin Bima aman pasca Gempa Lombok. Demikian juga kondisi di Bandara Tambolaka dan Bandara Komodo Labuan Bajo juga aman.

    HENDARTYO HANGGI

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI dan Buah Pikir Ma'ruf Amin, Calon Wakil Jokowi

    Beberapa buah pikiran Ma'ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia pilihan Jokowi untuk menjadi wakilnya, yang mengundang komentar publik.