Minggu, 22 Juli 2018

Program Padat Karya Tunai, Jokowi Ingin Lingkungan Kampung Sehat

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Desa Pangkalan Gelebak, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat, 13 Juli 2018. (dok Mendes PDTT)

    Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Desa Pangkalan Gelebak, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat, 13 Juli 2018. (dok Mendes PDTT)

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengapresiasi program padat karya tunai (PKT) yang diterapkan di Desa Pangkalan Gelebak, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. "Ya ini padat karya yang dilaksanakan oleh Kementerian Desa. Saya melihat bagus pemanfaatannya, membikin infrastruktur yang kecil, jalan desa," kata Jokowi dalam siaran tertulisnya, Sabtu, 14 Juli 2018.

    Proyek infrastruktur yang dibangun adalah pengecoran jalan sepanjang 300 meter dan akan dikerjakan dalam waktu 30 hari. Anggaran yang digunakan untuk proyek ini sebesar Rp 284 juta dan berasal sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

    Baca juga: Jalan Tol Solo - Ngawi Segmen Kartasura-Sragen Segera Beroperasi

    Selain kemanfaatan dari sisi infrastruktur, Jokowi menuturkan, program padat karya tunai memberikan manfaat ekonomi untuk masyarakat. "Tadi saya tanya satu per satu, digaji berapa? Rp 95 ribu. Artinya, padat karya ini juga memberikan manfaat ekonomi untuk income di masyarakat," katanya.

    Selain pengecoran jalan, salah satu program padat karya tunai ialah membangun sarana sanitasi berupa 30 jamban untuk 30 kepala keluarga (KK) dengan anggaran Rp 2 juta per jamban. Jokowi pun ikut menyambut baik program tersebut. "Ini juga membangun sebuah sanitasi yang baik bagi keluarga, kesehatan lingkungan di kampung," ujarnya.

    Baca juga: Kunjungan Kerja ke Sumatera Selatan, Jokowi Akan Coba LRT

    Mantan Gubernur DKI itu mengatakan penggunaan dana desa, baik untuk irigasi, jalan desa, sanitasi maupun posyandu, sudah sangat efektif. Dalam empat tahun terakhir, ujar dia, pemerintah sudah memberikan dana Rp 187 triliun kepada desa. "Manfaatnya tentu saja kita ingin perputaran uang di bawah juga semakin banyak," katanya.

    Dalam kunjungannya ke Banyuasin, Jokowi turut didampingi istrinya, Iriana Joko Widodo, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjoyo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, dan Bupati Banyuasin SA Supriono.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bulan Juli Ada Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat

    Tanggal 15 Juli adalah Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat. Ronald Reagan menetapkan bulan Juli sebagai hari minuman yang disukai tua muda itu.