Selasa, 13 November 2018

Qantas dan Jetstar Pindah ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang menganteri check in tiket pewasat di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, 12 Agustus 2016. TEMPO/Subekti

    Calon penumpang menganteri check in tiket pewasat di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, 12 Agustus 2016. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua maskapai rute internasional, yakni Qantas Airways dan Jetstar Asia Airways, akan pindah lokasi operasional dari Terminal 2 ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Mei mendatang. "Tepatnya tanggal 11 Mei 2018, dua maskapai secara bersamaan memindahkan operasionalnya," kata Operation and Service Executive Manager Bandara Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II, Djody Prasetyo dalam keterangan tertulis, Sabtu, 21 April 2018.

    Djody mengatakan secara bertahap sejumlah maskapai dengan rute internasional akan pindah ke Terminal 3 pada Mei ini. Perpindahan itu, menurut dia, akan semakin mengukuhkan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai bandara kelas dunia.

    Baca: Bandara Soekarno-Hatta Lebih Sibuk dari Changi dan Incheon

    Djody menuturkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini telah menyalip peringkat tingkat kesibukan Bandara Changi dan Incheon. Untuk itu, PT Angkasa Pura II sedang mengembangkan pembangunan pergerakan pesawat.

    Perusahaan disebut sedang membangun jalur penghubung runway utara-selatan di bagian timur atau east-cross taxiway dan runway ketiga. Dengan demikian, kata Djody, pergerakan pesawat yang saat ini mencapai 81 per jam dapat meningkat menjadi 114 pergerakan per jam.

    Artinya, kata Djody, pergerakan pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta bisa lancar tanpa harus mengantre lebih lama. "Sehingga take off-landing bisa lebih cepat dan tidak antre lagi," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?