Dalam 3 Tahun, Sokon Akan Ekspansi Bisnis ke Asia Tenggara

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Produsen mobil Sokon, PT Sokonindo Automobile, meresmikan pabrik barunya di Cikande, Serang, Banten, akhir November lalu. Awal tahun 2018, pabrik dengan kapasitas produksi sebanyak 50 ribu unit per tahun ini diharapkan menyerap lebih dari 2.000 tenaga kerja lokal.

    Produsen mobil Sokon, PT Sokonindo Automobile, meresmikan pabrik barunya di Cikande, Serang, Banten, akhir November lalu. Awal tahun 2018, pabrik dengan kapasitas produksi sebanyak 50 ribu unit per tahun ini diharapkan menyerap lebih dari 2.000 tenaga kerja lokal.

    TEMPO.CO, JAKARTA - Deputy Managing Director PT Sokonindo Automobile, Frans Wang, mengatakan pihaknya berencana melakukan ekpansi bisnis Sokon dengan meluaskan jangkauan ekspor ke beberapa negara di Asia Tenggara.

    "Kedepannya kami akan mengembangkan ke negara-negara Asia untuk mulai mengekspor ke Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Filipina," ujar Frans saat ditemui Tempo di booth DFSK dalam gelaran Indonesia International Motor Show atau IIMS 2018 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu, 21 April 2018.

    Meski begitu, kata Frans, saat ini prioritas saat ini adalah untuk memenuhi permintaan dalam negeri. Terlebih, DFSK telah memiliki pabrik di Cikande, Serang Jawa Barat untuk memproduksi kendaraan utuh.

    Simak: Siap-siap, Mobil Sokon dari Cina Bakal Serbu Pasar Indonesia

    Sebelumnya, CO-CEO dari PT Sokonindo Automobile Alexander Barus mengatakan pabrik di Cikande memiliki kapasitas produksi sebanyak 50.000 kendaraan per tahun. Ia pun menargetkan antara 2-3 tahun lagi pihaknya sudah mulai bisa mengekspor Glory 580 ke Asia Tenggara.

    "Dalam 2-3 tahun ini 80 persen ekspor kami itu nanti Glory 580. Kami ingin menjadi pusat ekspor Glory 580 versi setir kanan untuk Asia Tenggara," tutur Barus.

    Glory 580 sendiri baru saja diluncurkan dalam gelaran IIMS 2018 dua hari lalu. Dari empat versi, elite, comfort, luxury, dan Premium. Untuk sementara hanya tersedia versi comfort dan luxury saja untuk dipesan oleh pasar Indonesia.

    Keduanya hadir dengan paket garansi hingga 7 tahun atau 150 ribu kilometer (km). Garansi yang ditawarkan mencakup keseluruhan kendaraan, mesin, serta komponen lainnya seperti ECU, sistem kemudi EPS, evaporator AC, serta radiator. Menurut Barus, pemilik tidak perlu lagi melakukan perpanjangan terhadap garansi yang disediakan oleh OEM itu.

    Untuk tipe Glory Comfort 5MT 1.8L dapat dibanderol dengan harga Rp 245,9 juta. Tipe Glory Comfort CVT 1.5 T pun dipatok seharga Rp 282 juta. Sementara untuk Glory 580 Luxury 6 MT 1.5T dijual seharga Rp 295 juta, serta tipe Glory 580 Luxury 1.5T seharga Rp 308 juta.

    Sejak pertama diluncurkan pada 2016 lalu sekitar 300 ribu unit Sokon Glory 580 telah terjual. Barus pun berharap, dengan masuknya SUV yang diproduksi secara lokal ini dapat membuat Indonesia menjadi pusat pemenuhan kebutuhan Asia Tenggara untuk manufaktur Glory 580 versi setir kanan. DFSK juga menyediakan unit test drive bagi pengunjung IIMS 2018 yang dimulai pada 19-29 April 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.