CPNS 2018 Buka Lowongan 110 Ribu Orang, Tak Termasuk Guru

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan pada acara pembekalan CPNS Calon Hakim di lingkungan Mahkamah Agung di Balitbang Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung, Megamendung, Bogor, Jawa Barat, 21 Februari 2018. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan pada acara pembekalan CPNS Calon Hakim di lingkungan Mahkamah Agung di Balitbang Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung, Megamendung, Bogor, Jawa Barat, 21 Februari 2018. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) akan membuka lowongan calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2018 untuk menggantikan 220 ribu PNS yang memasuki masa pensiun. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur mengatakan biasanya kuota yang disetujui Presiden Joko Widodo adalah setengahnya, sekitar 110 ribu orang.

    "Semua tentu bergantung pada kemampuan keuangan," katanya di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Senin, 26 Maret 2018.

    Baca juga: Mendikbud Berharap Jatah CPNS Guru 100 Ribu Posisi

    Namun Asman menuturkan sudah meminta agar jumlah tersebut tidak mencakup kuota guru. Sebab, kebutuhan guru dinilai masih banyak kekurangan. "Tenaga kesehatan dan pendidikan tetap prioritas," ujarnya.

    Asman menjelaskan, setelah ditentukan formasinya, kementeriannya akan menyeleksi kemampuan daerah atas formasi tersebut, terutama untuk belanja pegawai. "Belanja pegawainya tidak boleh lebih dari 50 persen. Kalau belanja lebih dari itu, tidak akan kami berikan," tuturnya.

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy juga berharap Kementerian PAN-RB akan memberikan jatah 100 ribu lowongan untuk CPNS guru tahun ini.

    "Mudah-mudahan tahun ini Menteri PAN-RB berkenan memberikan 100 ribu CPNS 2018 untuk guru pada tahun ini," kata Muhadjir saat memberikan pembekalan kepada CPNS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di kantornya, Senin.

    Menanggapi hal tersebut, Asman mengatakan akan mempertimbangkannya dengan melihat keuangan daerah, juga tentu akan ditawarkan kepada daerah yang jumlah belanja pegawainya kurang dari 50 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.