Kartu Sehat BUMN Bisa Digunakan pada Jaringan Perbankan BNI

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bank BNI 46. TEMPO/Dinul Mubarok

    Bank BNI 46. TEMPO/Dinul Mubarok

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk. atau BNI melalui anak usahanya di bidang asuransi, PT BNI Life, meluncurkan Kartu Sehat BUMN. Peluncuran kartu sehat ini bekerja sama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara.

    Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati mengatakan Kartu Sehat BUMN dapat menjadi kartu berobat bagi pegawai BUMN, dengan skema penjaminan non tunai, dan komplemen dan akses terhadap penjaminan BPJS Kesehatan.

    "Kartu Sehat BUMN ini juga dapat sebagai kartu uang elektronik BNI atau TapCash yang digunakan antara lain untuk transaksi pembayaran di gerbang tol, commuter line, TransJakarta, area parkir dan gerai pasar swalayan," kata Adi melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, 23 Maret 2018.

    Baca juga: Cegah Skimming, BNI Periksa 17 Ribu Mesin ATM-nya

    Peluncuran Kartu Sehat BUMN disaksikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, dan Direktur Utama BNI Achmad Baiquni.

    Adi menjelaskan, kartu sehat BUMN juga dapat menjadi kartu debit dan ATM di jaringan BNI.

    "Kartu ini juga menjadi akses fasilitas kepegawaian para pegawai BUMN untuk mencatatkan kehadiran, memasuki area kerja tertentu, dan identifikasi personel. Selain itu, kartu ini memberikan keuntungan dari kumulatif penggunaan kartu dari Inpoin di mana poin tersebut dapat ditukarkan dengan berbagai benefit dari jaringan Inpoin," kata Adi.

    Adi mengklaim kartu sehat BUMN sebagai kartu debit kombo pertama di Indonesia yang mencantumkan logo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang digagas oleh Bank Indonesia (BI) sebagai perwujudan integrasi dan intermediasi antara bank.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.