Saham Bank Mandiri Anjlok 3,04 Persen, IHSG Sesi I Melemah

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan atau IHSG melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu, 21 Februari 2018. IHSG melemah 0,30 persen atau 20,32 poin ke level 6.642,56 setelah dibuka turun 0,21 persen atau 13,70 poin di posisi 6.649,18.

    Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.642,16-6.665,89. Sebanyak 168 saham menguat, 163 saham melemah, dan 241 saham stagnan dari 572 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

    Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), yang anjlok 3,04 persen, menjadi penekan utama terhadap pergerakan IHSG pada akhir sesi I. Penekan utama lain di antaranya saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), yang masing-masing melemah 0,83 persen dan 0,79 persen.

    Baca juga: IHSG Dibuka Melemah di Level 6.649

    Empat dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama sektor finansial (-0,80 persen) dan properti (-0,60 persen). Adapun lima sektor lain bergerak positif dipimpin sektor pertanian yang menguat 1,67 persen.

    Saham BMRI (-3,04 persen), BBRI (-0,79 persen), BNII (-2,61 persen), dan PNBN (-1,42 persen) menjadi penekan utama terhadap pelemahan sektor finansial pada indeks sektoral IHSG siang ini.

    Berikut rincian 10 emiten penekan utama IHSG siang ini:

    Berdasarkan kapitalisasi pasar:
    BMRI -3,04 persen
    HMSP -0,83 persen
    BBRI -0,79 persen
    UNVR -0,37 persen
    WSKT -2,95 persen

    Berdasarkan persentase:
    TALF -20,93 persen
    GOLD -15,69 persen
    ATIC -14,19 persen
    IKAI -13,86 persen
    MFMI -13,38 persen

    Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, mengatakan laju IHSG cenderung bergerak melemah terimbas pergerakan bursa saham Asia yang berbalik negatif. Reza berujar tekanan jual pun tak terelakkan sehingga IHSG cenderung berada di zona merah.

    "Pelaku pasar memanfaatkan kenaikan yang cukup signifikan sebelumnya untuk melakukan aksi ambil untung," ucapnya melalui keterangan tertulis, Rabu, 21 Februari 2018.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.