Hari Valentine, Perajin Makanan Cokelat Panen Rezeki

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sushi berbentuk cokelat KitKats Nestle dipamerkan di sebuah toko di Ginza, Tokyo, Jepang, 2 Februari 2017. Snack ini dipersiapkan untuk menyambut Hari Valentin. REUTERS/Toru Hanai

    Sushi berbentuk cokelat KitKats Nestle dipamerkan di sebuah toko di Ginza, Tokyo, Jepang, 2 Februari 2017. Snack ini dipersiapkan untuk menyambut Hari Valentin. REUTERS/Toru Hanai

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang yang jatuh tanggal 14 Februari membuat perajin makanan cokelat di Kota Solo, Jawa Tengah, panen rezeki.

    "Kenaikan jumlah pesanan yang masuk ke saya sampai lebih dari 100 persen jika dibandingkan hari biasa," kata Iin Mutmainah, seorang perajin makanan cokelat dari Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, di Solo, Jawa Tengah, Selasa, 13 Februari 2018.

    Ia mengatakan jika di hari biasa jumlah pesanan yang masuk sekitar 7-10 kotak. Selama menjelang Hari Kasih Sayang, setiap hari Iin bisa membuat lebih dari 20 pesanan.

    Baca juga: Tak Larang Hari Valentine, Sandiaga Uno: Agar Penjual Bunga Laku

    Menurut dia, pesanan yang masuk bermacam-macam, mulai dari kotak kardus berisi beberapa cokelat kecil dan buket bunga yang terbuat dari cokelat berwarna-warni. Untuk harga bervariasi, mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 300 ribu.

    "Tetapi ada juga pesanan khusus yang minta kotak besar, harganya sampai Rp 400 ribu. Kalau yang paling banyak dipesan harganya Rp 105 ribu yang berisi 25 cokelat berukuran kecil dan Rp 120 ribu yang berisi 30 cokelat kecil," ungkapnya.

    Iin mengatakan kenaikan jumlah pesanan untuk Hari Valentine mulai terjadi sejak awal Februari. Bahkan, pesanan untuk tanggal 16 Februari pun masih banyak yang harus dilayani.

    Ibu satu anak ini mengatakan dari total pesanan yang masuk, 80 persennya merupakan permintaan konsumen dari Kota Solo dan sekitarnya, sedangkan sisanya dari beberapa kota lain, di antaranya Kupang dan Pontianak. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.