Turun 0,11 Persen, IHSG Kembali Terdampar di Level 6.500

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pialang tengah memantau pergerakan saham pada layar monitor di Mandiri Sekuritas, Jakarta, 8 April 2016. Hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak mampu kembali ke zona hijau dan ditutup melemah. TEMPO/Tony Hartawan

    Seorang pialang tengah memantau pergerakan saham pada layar monitor di Mandiri Sekuritas, Jakarta, 8 April 2016. Hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak mampu kembali ke zona hijau dan ditutup melemah. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali tergelincir ke zona merah pada akhir perdagangan hari ini, Kamis, 1 Februari 2018, setelah ditutup turun 0,11 persen atau 7,17 poin di level 6.598,46

    Tadi pagi, IHSG dibuka dengan kenaikan 0,30 persen atau 19,72 poin di level 6.625,35. Pada perdagangan Rabu, 31 Januari 2018, IHSG berakhir menguat 0,46 persen atau 30,14 poin di level 6.605,63.

    Berhasil memperpanjang penguatannya di awal perdagangan, IHSG terpantau terus menguat hingga menyentuh level 6.658 hari ini. Namun, penguatannya terkikis menjelang tutup dagang hingga berbalik ke zona merah. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran level 6.598,46–6.658,88.

    Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat, Analis: Potensi Aksi Beli Investor

    Dari 571 saham yang diperdagangkan hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 192 saham menguat, 181 saham melemah, dan 198 saham stagnan.

    Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona merah, dipimpin sektor industri dasar (-1,34 persen) dan konsumer (-0,76 persen). Adapun empat sektor lainnya berakhir di zona hijau, dipimpin sektor aneka industri yang menguat 0,88 persen.

    Menurut riset Mandiri Sekuritas, IHSG secara teknikal berada dalam posisi overextended. Terdapat pembalikan tren yang diindikasikan oleh pola atau indikator.

    Saham-saham penekan IHSG:

    HMSP -2,45 persen

    SMBR -11,35 persen

    SMGR -4,04 persen

    PGAS -3,83 persen

    Baca juga: Menguat 0,46 Persen, IHSG Pulih dan Kembali ke Level 6.600

    Saham-saham pendorong IHSG:

    BBCA +2,86 persen

    ASII +0,88 persen

    BMRI +0,61 persen

    BNGA +6,07 persen

    Sebelumnya, IHSG diprediksi akan bergerak positif. Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, memperkirakan potensi aksi beli investor masih akan terjadi.

    "Laju IHSG yang mampu melampaui perkiraan pelemahan sebelumnya menunjukkan masih adanya potensi dorongan beli. Pelaku pasar diharapkan mampu mempertahankan aksi belinya," kata Reza seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Kamis, 1 Februari 2018.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.