Taman Ala Disneyland di Boyolali Molor, Bupati: Gara-Gara Trump

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati dan Wakil Bupati terpilih Boyolali Seno Samodro (kedua kiri) - M Said Hidayat (kedua kanan) didampingi Ketua KPU Boyolali Siswadi Sapto Harjono (kanan) memperlihatkan surat penetapan hasil Pilkada Boyolali 2015 di Boyolali, Jawa Tengah, 22 Desember 2015. Pasanga ini meraih suara sebanyak 413.572 suara atau sekitar 69,68 persen. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    Bupati dan Wakil Bupati terpilih Boyolali Seno Samodro (kedua kiri) - M Said Hidayat (kedua kanan) didampingi Ketua KPU Boyolali Siswadi Sapto Harjono (kanan) memperlihatkan surat penetapan hasil Pilkada Boyolali 2015 di Boyolali, Jawa Tengah, 22 Desember 2015. Pasanga ini meraih suara sebanyak 413.572 suara atau sekitar 69,68 persen. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    TEMPO.CO, Boyolali - Pembangunan taman wisata bertaraf internasional yang diklaim sekelas Disneyland di Kabupaten Boyolali, yang digembar-gemborkan sejak tahun lalu, belum juga terealisasi hingga kini.

    “Halangannya, Donald Trump. Ini membuat investor dari Amerika jadi minggring-minggring (khawatir) masuk ke Indonesia,” kata Bupati Boyolali Seno Samodro saat ditemui Tempo di sela peresmian SMP Islam Terpadu Al Hikam di Kecamatan Banyudono, Senin, 15 Januari 2018.

    Baca juga: Heboh Disneyland Boyolali, Bupati: Bukan Trump dan Hary Tanoe

    Wacana pembangunan taman sekelas Disneyland di Boyolali sempat menjadi sorotan berbagai media sejak medio April 2017. Saat itu, Seno memberikan pernyataan kepada media lokal bahwa Disneyland siap membangun wahana hiburan seluas 100 hektare di Boyolali dengan nilai investasi hingga Rp 6 triliun. Peletakan batu pertamanya dicanangkan pada 1 September 2017.

    Tiga hari berselang, Seno meralat pernyataannya dan mengatakan bahwa wahana hiburan tersebut namanya bukan Disneyland. “Masih ada beberapa pilihan. Entah nanti namanya Taman Seloso Kliwon atau apalah, kita tunggu saja,” kata Seno kepada Tempo pada 17 April 2017.

    Seno mengklaim sudah melayani calon investor dari Amerika dengan baik. Pada awal Agustus 2017, perwakilan dari perusahaan asal Amerika, Stern Resources, telah berkunjung ke Boyolali untuk meninjau sejumlah lokasi yang dinilai memungkinkan untuk mereka menanamkan modalnya di bidang pariwisata dan rumah sakit.

    Saat itu, Managing Director Stern Resources, Carl Bolch III, mengatakan tertarik berinvestasi di Boyolali karena besarnya peluang yang bisa dikembangkan. “Boyolali memiliki tempat yang bagus dan kebetulan kami juga mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang menonjol,” kata Bolch yang mengaku baru sekali ke Indonesia.

    Kendati mengaku terkendala oleh kerasnya sikap politik luar negeri Donald Trump, Seno optimistis pembangunan taman wisata sekelas Disneyland di Boyolali tetap akan terwujud. “Memang hitungannya mundur. Give me a time, nanti akan saya wujudkan apa yang dicita-citakan masyarakat Boyolali,” ujar bupati Boyolali yang sudah menjabat dua periode itu.

    Baca juga: Istana Bicara tentang Pembangunan Disneyland Boyolali  

    Menurut Seno, investor asing yang berminat menanamkan modalnya di Boyolali tidak hanya dari Amerika saja. “Sudah jelas Northwell Health (rumah sakit di New York yang akan bekerja sama dengan Stern Resources di Boyolali) itu tertarik, dan taman besar seperti Disneyland itu. Tapi ini terkendala policy Donald trump. Tapi tunggu saja, peminatnya kan nggak cuma satu, ada banyak,” kata Seno.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.