Jokowi Akan Tutup Perdagangan di Bursa Efek Indonesia Sore Ini

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi memberikan sambutan saat membuka perdagangan saham tahun 2016 di BEI, Jakarta, 4 Januari 2016. Secara tahunan (year to date) IHSG turun sebanyak 633,94 poin atau 12,13 persen dibanding penutupan tahun 2014. TEMPO/Subekti.

    Presiden Jokowi memberikan sambutan saat membuka perdagangan saham tahun 2016 di BEI, Jakarta, 4 Januari 2016. Secara tahunan (year to date) IHSG turun sebanyak 633,94 poin atau 12,13 persen dibanding penutupan tahun 2014. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekembalinya ke Jakarta dari Pontianak, Kalimantan Barat, Presiden Joko Widodo akan langsung mengikuti kegiatan kerja lainnya. Menurut keterangan Istana Keprsidenan, Presiden Joko Widodo akan berkunjung ke Bursa Efek Indonesia pada sore hari ini. 

    "Untuk mengikuti penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia 2017," sebagaimana dikutip dari siaran pers Istana Kepresidenan, Jumat, 29 Desember 2017.

    Baca: Bursa Efek Indonesia Siapkan Karpet Merah Emiten Startup

    Sejumlah analis memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG akan tetap hijau saat penutupan perdagangan nanti. Sebab, saat ditutup pada tanggal 28 Desember kemarin, IHSG dalam kondisi menguat 0,59 persen.

    Beberapa analis pun sudah memberikan prediksi mereka menjelang penutupan perdagangan hari ini. Indosurya Sekuritas, misalnya, menyakini IHSG akan bergerak di level 6.073-6.341 

    Reliance Securities memberikan prediksi senada. Menurut lembaga tersebut, IHSG akan terkonsolidasi di hari terakhir perdagangan 2017. Oleh karenanya, diperkirakan IHSG akan berada di area resistance 6.330. 

    Sementara itu, Bloomberg memperkirakan resistance IHSG di lantai Bursa Efek Indonesia nanti akan berada di level 6.332,19 dan 6350.338 dengan support berada di angka 6.277,75 dan 6.241,46. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Menang di Basis Nahdlatul Ulama di Jawa Tengah dan Timur

    Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang nota bene lumbung Nahdlatul Ulama, menjadi tempat Joko Widodo dan Ma'ruf Amin memanen suara dalam Pilpres 2019.