Jumat, 16 November 2018

Simak 5 Tip Lolos Tes CPNS 2018

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) berdoa sebelum dimulainya tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) di Badan Kepegawaian Negara, Jakarta, 21 Oktober 2017. Sebanyak 793 CPNS mengikuti tes SKD dengan sistem Computer Assissted Test (CAT) yang dibagi dalam dua sesi. TEMPO/Fajar Januarta

    Seorang peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) berdoa sebelum dimulainya tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) di Badan Kepegawaian Negara, Jakarta, 21 Oktober 2017. Sebanyak 793 CPNS mengikuti tes SKD dengan sistem Computer Assissted Test (CAT) yang dibagi dalam dua sesi. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta -Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) rencananya kembali membuka seleksi calon pegawai negeri sipil tahun depan (CPNS 2018). Kuotanya sekitar 200 ribu orang.

    Tempo mewawancarai beberapa orang yang telah lolos tes CPNS 2017 lalu. Mereka membagi pengalaman dan strateginya yang bisa ditiru supaya para pelamar. Simak 5 tip dari para suksesor CPNS tersebut, di bawah ini.

    1. Pilih lowongan yang sesuai dengan kemampuan dan latar belakang studi.

    Sebelum melamar dari berbagai jenis lowongan yang tersedia ada baiknya anda memastikan bahwa lowongan telah sesuai dengan latar belakang studi yang anda miliki. Menurut Alan Griha Yunanto, pria 24 tahun asal Purworejo yang kini telah lolos CPNS 2017 di Kementerian Desa mengatakan, cermat untuk memilih formatur lowongan adalah satu langkah pertama supaya bisa lolos tes CPNS. “Kita harus cermat melihat peluang mana yang bisa dimasuki dan harus sesuai dengan background,” kata Alan ketika dihubungi Tempo, Sabtu, 16 Desember 2017.

    Baca: Penerimaan CPNS 2018, Kuota 200 Ribu Orang

    2. Pilih lowongan CPNS dengan peluang terbesar.

    Dalam satu jenis posisi yang dibuka lewat seleksi CPNS, biasanya dibagi dalam dua jenis. Pertama adalah lowongan bagi pelamar cumlaude dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) diatas 3,5 dan kedua dibuka pendaftaran untuk pelamar umum.
    Alan berpendapat akan lebih baik untuk mendaftar pada lowongan yang dibuka dengan jumlah lebih banyak dibandingkan memilih mendaftar dengan jumlah lowongan sedikit. “Peluang lolos lebih besar,” kata dia.

    3. Berlatih mengerjakan soal-soal tes CPNS dan banyak membaca buku.

    Cara terbaik untuk bisa lolos adalah mampu mengerjakan soal-soal yang diujikan sesuai dengan baik. Sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 9 Tahun 2012 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil ujian seleksi CPNS akan menggunakan seleksi ujian berbasis komputer atau computer assisted test (CAT).

    Dalam peraturan tersebut, materi-materi tes CAT akan terdiri atas dua komponen yakni Tes Kemampuan Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB). Secara lebih spesifik, TKD akan dibagi lagi menjadi tiga, yakni tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelejensi umum (TIU) dan tes karakteristik pribadi (TKP). “Saya belajar rutin selama Sabtu dan Minggu di sela-sela libur kerja selama kira-kira satu setengah bulan sampai sebelum tes,” kata Alan.

    Ditambahkan Kholid Fatkan Aulia yang juga lolos mengikuti tes CPNS 2017 pada posisi analis keimigrasian di Kementerian Hukum dan HAM. “Banyak membaca buku akan membantu proses pengerjaan tes wawasan kebangsaan,” kata Kholid ketika dihubungi Tempo Sabtu, 16 Desember 2017.

    4. Perhatikan syarat khusus yang diminta oleh lembaga atau kementerian tertentu.

    Anisa Nur Fitria Ningrum, 24 tahun yang kini telah lolos pada posisi peneliti laboratorium di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan mengatakan bahwa memperhatikan dan mengetahui detail syarat-syarat yang diminta menjadi salah satu strategi penting bagi para pelamar CPNS. Menurut Anisa hal ini karena setiap lembaga memiliki syarat yang berbeda seperti yang diminta oleh Kementerian Keuangan ketika ia mendaftar pada posisi peneliti laboratorium.

    5. Siapkan berkas administrasi penunjang, jauh-jauh hari.

    Misalnya adalah berkas legalisir ijazah kelulusan dari sekolah dasar hingga sarjana dengan tanda-tangan yang asli dengan cap basah dari institusi. Selain itu, perlu juga disiapkan berkas-berkas seperti kartu keluarga (C1) dan juga surat keterangan berkelakuan baik (SKCK). Jika perlu buat buat salinan yang cukup untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat menjelang tes CPNS.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kalender Lengkap Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2019

    Pemerintah telah merilis jadwal soal hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2019. Sudah siap merancang kegiatan untuk mengisi libur?