Penerimaan CPNS 2018, Kuota 200 Ribu Orang

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mendengarkan instruksi petugas sebelum dimulainya tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) di Badan Kepegawaian Negara, Jakarta, 21 Oktober 2017. Sebanyak 793 CPNS mengikuti tes SKD dengan sistem Computer Assissted Test (CAT) yang dibagi dalam dua sesi. TEMPO/Fajar Januarta

    Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mendengarkan instruksi petugas sebelum dimulainya tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) di Badan Kepegawaian Negara, Jakarta, 21 Oktober 2017. Sebanyak 793 CPNS mengikuti tes SKD dengan sistem Computer Assissted Test (CAT) yang dibagi dalam dua sesi. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi akan kembali membuka seleksi Calon Pegawai negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2018 mendatang. Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kemenpan RB Herman Suryatman mengatakan kuota penerimaan CPNS tersebut berjumlah 200 ribu orang.

    "Ya proyeksinya seperti itu, sesuai dengan jumlah yang pensiun," ujar Herman saat dihubungi Tempo, Kamis, 14 Desember 2017.

    Baca juga: Kemenpan RB: Formasi Kebutuhan CPNS 2018 Tunggu Hasil Analisis Ini
    CPNS 2018, Kemenpan Tentukan Formasi Setelah Maret

    Herman mengatakan sebelumnya Kemenpan RB telah menerima usulan dari tiap daerah untuk jumlah Aparatur Sipil Negara yang dibutuhkan. Namun, kata dia, setiap daerah yang mengusulkan harus memvalidasi terlebih dahulu usulan tersebut sesuai dengan regulasi. "Karena ada restrukturisasi, kami meminta daerah memvalidasi data-datanya. Itu yang sedang berproses sekarang," katanya.

    Menurut Herman, dari informasi kedeputian SDM, diperkirakan proses validasi ini akan selesai pada bulan Februari atau Maret. Setelah validasi ini terlaksana, kata dia, Kemenpan RB baru dapat memastikan berapa kebutuhan instansi maupun daerah. "Sesuai dengan kebutuhan objektif instansi masing-masing terutama daerah," ucapnya.

    Setelah validasi dilakukan, ujar Herman, kebutuhan objektif dari masing-masing instansi dan daerah akan diserahkan ke Kemenpan RB. Namun, kata dia, Kemenpan RB tidak akan langsung menerima validasi tersebut untuk jumlah ASN yang dibutuhkan. "Kemenpan RB akan mempertimbangkan seperti apa kapasitas fiskal negara dan pertimbangan lainnya baru nanti ditetapkan," tuturnya.

    Herman belum dapat memastikan kapan seleksi penerimaan CPNS untuk tahun 2018 ini akan dilakukan. Dia mengatakan setelah data yang diterima Kemenpan RB valid setelah itu baru akan ditetapkan seberapa formasi yang dibutuhkan. "Tahap berikutnya baru pengadaan," ujarnya.

    Mengutip Antara, untuk usulan kebutuhan ASN, Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, sudah mengajukan penambahan sebanyak 1.200 orang CPNS ke Kemenpan RB. Pemerintah daerah tersebut hingga kini masih membutuhkan penambahan sebanyak 1.200 CPNS berdasarkan hasil analisa jabatan.

    Baca juga:  Ini Bocoran Seleksi CPNS 2018 dari Kemenpan RB

    Sementara di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pemerintah daerah setempat bahkan sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 200 juta untuk persiapan kegiatan rekrutmen CPNS 2018. Pemda setempat mengalokasikan dana tersebut sebab mendapat informasi dari pemerintah provinsi, tahun depan akan ada pembukaan formasi CPNS walaupun jumlahnya belum dipastikan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.