Pertamina Tambah Lembaga Penyalur BBM Satu Harga di Papua

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga membawa jeriken bahan bakar minyak dari Dermaga Teluk Kalong ke Dermaga Tanjung Harapan untuk membeli BBM di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, 15 Oktober 2017. SPBU Modular Kecamatan Paloh ini untuk mengakomodir kebutuhan BBM di kawasan tersebut. ANTARA

    Warga membawa jeriken bahan bakar minyak dari Dermaga Teluk Kalong ke Dermaga Tanjung Harapan untuk membeli BBM di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, 15 Oktober 2017. SPBU Modular Kecamatan Paloh ini untuk mengakomodir kebutuhan BBM di kawasan tersebut. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina (Persero) meresmikan SPBU Kompak di Kecamatan Suasapor, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, pada Jumat, 24 November 2017. Pendirian lembaga penyalur itu masih dalam rangka penugasan program bahan bakar minyak satu harga (program BBM satu harga).

    General Manager Marketing Operation Pertamina Region VIII Maluku-Papua Made Adi Putra mengatakan, secara nasional, Pertamina sudah merealisasi 29 titik lembaga penyalur BBM di wilayah 3T di seluruh Indonesia. Sedangkan di Papua dan Papua Barat sudah tersedia 12 titik lembaga penyalur BBM satu harga.

    Baca: Menteri Jonan: Penerapan BBM Satu Harga Tidak Boleh Gagal

    "Sampai akhir Nopember 2017, untuk wilayah Papua dan Papua Barat, Pertamina sudah merealisasi 12 dari target 16 lokasi BBM satu harga sampai tahun 2017, sebagaimana ditugaskan pemerintah," ujar Adi dalam keterangan tertulis, Jumat, 24 November 2017.

    SPBU Kompak di Tambrauw akan menjual produk solar dengan harga Rp 5.150 per liter dan Premium Rp 6.450 tiap liter. Sama seperti titik lembaga penyalur lain dalam program BBM satu harga ini, ucap dia, SPBU Kompak terletak di daerah yang sulit diakses.

    Untuk menyuplai SPBU tersebut, Pertamina mengirim BBM dari terminal BBM Sorong dengan menempuh medan perjalanan yang sebagian masih berupa tanah, membuat perjalanan sulit ditempuh oleh truk tangki ukuran besar, sehingga harus menggunakan truk berkapasitas kecil 2,5 kiloliter dan dibutuhkan beberapa kali ritase.

    BBM satu harga dicanangkan pemerintah untuk mengupayakan pemerataan biaya di seluruh Indonesia sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 36 Tahun 2016 perihal percepatan pemberlakuan satu harga jenis BBM tertentu (JBT) dan jenis BBM khusus penugasan (JBKP) secara nasional sejak 1 Januari 2017.

    Wakil Bupati Tambrauw Mesak Matusalak Yekwam menyatakan apresiasinya soal program ini. "Mewakili masyarakat Tambrauw, saya mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang telah mewujudkan keadilan di bidang energi bagi masyarakat setempat," tuturnya.

    Sebelumnya, kata Mesak, harga BBM di Tambrauw mencapai Rp 20 ribu per liter. "Tentunya hal ini akan meringankan beban masyarakat."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.