Menko Luhut Puji Waskita Karya Atas Pembangunan Bendungan Raknamo

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (tengah) berbincang dengan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, ketika meninjau perkembangan pembangunan bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, NTT, 25 Juli 2015. Bendungan diharapkan dapat mengatasi seperti kekeringan, rawan pangan dan gizi buruk di NTT. ANTARA/Kornelis Kaha

    Presiden Jokowi (tengah) berbincang dengan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, ketika meninjau perkembangan pembangunan bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, NTT, 25 Juli 2015. Bendungan diharapkan dapat mengatasi seperti kekeringan, rawan pangan dan gizi buruk di NTT. ANTARA/Kornelis Kaha

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi perkembangan pembangunan Bendungan Raknamo, Kupang, Nusa Tenggara Timur. Menurut Luhut, PT Waskita Karya telah bekerja dengan baik karena mampu menyelesaikan pembangunan seluas 77 juta meter kubik tersebut lebih cepat dari target.

    “Saya kira ini suatu prestasi, dan saya terima kasih kepada Tim Waskita, bisa lebih cepat 15 bulan pembangunannya,” ujar Luhut melalui siaran pers yang diterima Tempo, Senin 30 Oktober 2017.

    Luhut mengatakan pembangunan Bendungan Raknamo, Kupang Nusa Tenggara Timur rampung Desember 2017. Ia menyebut pembangunan bendungan tersebut sudah mencapai 98 persen.

    “Kami perkirakan akan rampung pada Desember mendatang dan diresmikan Presiden Jokowi,” kata Luhut. 

    Baca: Menko Luhut Sebut Pembangunan Bendungan Raknamo Selesai Akhir 2017

    Luhut juga memuji akses dan kondisi jalan menuju bendungan Raknamo yang mengalami banyak kemajuan. Kini akses jalan menuju bendungan tersebut sudah diaspal. Padahal setahun  sebelumnya jalan tersebut masih berupa tanah.

    Pemerintah menargetkan ada tujuh bendungan yang selesai dibangun di NTT pada 2019 nanti. Bendungan tersebut antara lain Bendungan Rotiklot (Kabupaten Belu), Bendungan Temef (Timor Tengah Selatan), Bendungan Manikin (Kabupaten Kupang) Bendungan Napun Gete (Kabupaten Sikka), Bendungan Lando (Nagekeo) dan Bendungan Kolhua (Kota Kupang), dan Bendungan Raknamo (Kupang).

    "Kedepannya ada tujuh bendungan di sini yang akan ditargetkan selesai dibangun pada 2019 mendatang,” kata Luhut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.