Kasus Allianz, YLKI: Ini Image Klaim Asuransi Selalu Dipersulit

Ketua Harian YLKI Tulus Abadi (kiri) dan Kepala Bidang Keamanan Hayati Balai Karantina Kementerian Pertanian Islana Ervandiari (kanan) dalam konfrensi pers "Menyoal Keamanan Buah Segar" di Jakarta, 5 Desember 2016. Tempo/Reza Syahputra

TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Tulus Abadi menilai kasus sengketa antara Arfianus sebagai konsumen asuransi, dengan Allianz sebagai perusahaan asuransi dapat membuat masyarakat Indonesia malas menggunakan jasa asuransi. Terlebih lagi menurutnya, asuransi belum menjadi kultur bagi mayoritas masyarakat Indonesia.

“Fenomena ini menjadi image bahwa klaim terhadap perusahaan asuransi selalu dipersulit, dan akhirnya ditolak,” ujar Tulus dikutip dari siaran pers YLKI, Sabtu, 30 September 2017.

Tulus mengklaim, menurut data yang dihimpun oleh lembaganya, pengaduan asuransi menduduki rangking ketujuh sebanyak 32 kasus sebagai kasus yang diadukan ke YLKI. Dari jumlah tersebut, sebanyak 53 persen merupakan kasus klaim konsumen ditolak oleh perusahaaan asuransi.

“Penolakan itu disebabkan informasi produk yang tidak jelas, dan pelayanan (saat klaim) yang berbelit-belit,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk mengatasi hal tersebut seharusnya perusahaan asuransi memperbaiki cara pemasaran dan pemasaran. Salah satunya dengan tidak hanya menonjolkan sisi kelebihan produknya, tetapi tidak menunjukkan atau menyembunyikan hal-hal yang harus diketahui oleh konsumen.

Presiden Direktur PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Joachim Wessling, dilaporkan ke polisi oleh nasabahnya pada April lalu atas dugaan tindak pidana perlindungan konsumen. Kedua nasabah tersebut, yakni Ifranius Al Gadri dan Indah Goena Nanda  mengaku kecewa setelah pengajuan klaim ditolak.

Laporan tersebut membuat Joachim ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian 26 September lalu. Ia dijerat tindak pidana di bidang perlindungan konsumen.

 

M JULNIS FIRMANSYAH






Aturan PAYDI Baru Pertegas Komitmen Customer Centric Prudential Indonesia

1 hari lalu

Aturan PAYDI Baru Pertegas Komitmen Customer Centric Prudential Indonesia

Prudential Indonesia memandang aturan baru PAYDI sebagai penyempurnaan dari kebijakan yang telah berlaku.


OJK Akan Telusuri Aset dan Harta Pribadi Pemegang Saham Pengendali Wanaartha Life

1 hari lalu

OJK Akan Telusuri Aset dan Harta Pribadi Pemegang Saham Pengendali Wanaartha Life

OJK akan menelusuri aset para pemegang saham pengendali PT Asuransi Jiwa Adisarana atau Wanaartha Life. Termasuk harta pribadinya.


Peserta Wanaartha Life Tercatat 100 Ribu, OJK: Tim Likuidasi Akan Verifikasi

1 hari lalu

Peserta Wanaartha Life Tercatat 100 Ribu, OJK: Tim Likuidasi Akan Verifikasi

OJK mencatat ada 28 ribu pemegang polis asuransi Wanaartha Life. Tetapi karena ada yang terdaftar berkelompok, jadi total sekitar 100 ribu peserta.


Ini Janji Bos OJK Usai Cabut Izin Wanaartha Life

1 hari lalu

Ini Janji Bos OJK Usai Cabut Izin Wanaartha Life

OJK kemarin resmi mencabut izin usaha perusahaan asuransi jiwa PT Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life). Apa yang selanjutnya akan dilakukan otoritas?


Setelah Cabut Izin Usaha Wanaartha Life, OJK Lakukan Ini untuk Melindungi Pemegang Polis

2 hari lalu

Setelah Cabut Izin Usaha Wanaartha Life, OJK Lakukan Ini untuk Melindungi Pemegang Polis

OJK mencabut izin usaha Wanaartha Life alias WAL pada Senin, 5 Desember 2022.


OJK Sebut Ada 1.631 Pengaduan dan 76 Laporan Konsumen dari Kasus Wanaartha Life

2 hari lalu

OJK Sebut Ada 1.631 Pengaduan dan 76 Laporan Konsumen dari Kasus Wanaartha Life

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menanggapi 1.631 pengaduan dan 76 laporan konsumen ihwal perkara perusahaan asurani Wanaartha Life.


Izin Usaha Asuransi Wanaartha Life Dicabut, Bagaimana dengan Bumiputera?

2 hari lalu

Izin Usaha Asuransi Wanaartha Life Dicabut, Bagaimana dengan Bumiputera?

OJK menyinggung perusahaan asuransi Bumiputera pasca mengumumkan pencabutan izin usaha perusahaan asuransi Wanaartha


Sederet Kewajiban Wanaartha Pasca Izin Dicabut OJK: Gelar RUPS hingga Bentuk Tim Likuidasi

2 hari lalu

Sederet Kewajiban Wanaartha Pasca Izin Dicabut OJK: Gelar RUPS hingga Bentuk Tim Likuidasi

Perusahaan jasa asuransi jiwa PT Adisarana Wanaartha atau Wanaartha Life dilarang melakukan kegiatan usaha di bidang asuransi jiwa lagi.


Aktivis Valencia Mieke Randa Pilih Air Minum dengan Kemasan Galon yang Aman

7 hari lalu

Aktivis Valencia Mieke Randa Pilih Air Minum dengan Kemasan Galon yang Aman

Demi kesehatan keluarga, para ibu pasti sangat berharap air mineral galon yang dikonsumsi terjamin sterilitasnya


Menkes Blak-blakan Soal BPJS Kesehatan, Benarkah Hanya untuk Orang Miskin?

7 hari lalu

Menkes Blak-blakan Soal BPJS Kesehatan, Benarkah Hanya untuk Orang Miskin?

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin blak-blakan membeberkan pandangannya soal layanan BPJS Kesehatan yang belakangan memicu kontroversi.