Sibuk, Wakil Wali Kota dan Istri Wali Kota Bandung Tuntaskan Studi  

Minggu, 16 Juli 2017 | 15:20 WIB
Sibuk, Wakil Wali Kota dan Istri Wali Kota Bandung Tuntaskan Studi  
Keberhasilan menjadi lulusan terbaik membuktikan bahwa kesibukan bukanlah alasan untuk tidak berprestasi.

INFO BISNIS - Menjadi istri Wali Kota Bandung menghadapkan Atalia Praratya Ridwan Kamil pada segudang aktivitas. Atalia memimpin banyak organisasi mulai dari Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandung, Ketua Forum Rembug Masyarakat Peduli Bandung Sehat, hingga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Bandung. Namun di tengah kesibukkanya itu, Atalia mampu menamatkan gelar masternya dan menjadi lulusan terbaik di Program Magister Ilmu Komunikasi Universitas Pasundan.



“Sebagai seorang perempuan, saya ingin membuktikan bahwa tidak ada perbedaan di Indonesia ini dalam hak memperoleh pendidikan. Perempuan harus mampu sejajar dengan laki-laki dalam hal mendapatkan pendidikan dan prestasi,” ujarnya pada Wisuda Gelombang III Universitas Pasundan di Sasana Budaya Ganesha, Sabtu 15 Juli 2017.



Menurutnya, perempuan terdidik adalah modal  bagi keberlangsungan masa depan generasi terdidik. Seorang ibu yang terdidik akan mampu melahirkan generasi penerus yang terdidik pula. “Jika mendidik seorang laki-laki, hanya satu laki-laki yang akan terdidik. Tapi jika kita mendidik seorang perempuan maka satu generasi yang akan terdidik,” tuturnya.



Bersamaan dengan Atalia, Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial pun berhasil menuntaskan studinya dan menjadi salah satu peserta wisuda Universitas Pasundan. Bersama istrinya Siti Muntamah Oded M. Danial, Oded lulus dari program sarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik jurusan Ilmu Administrasi Negara.



Oded yang kini berusia 55 tahun tidak merasa ragu saat ia memutuskan untuk meraih gelar sarjana. Memiliki segudang aktivitas menjadi Wakil Wali Kota Bandung tidak menjadi penghalang bagi Oded untuk terus menuntut ilmu. “Saya ingin memotivasi anak muda untuk terus menuntut ilmu. Belajar itu tak kenal usia. Saya dan istri saya bisa, maka yang lain pun pasti bisa,” tutur Oded.



Ia pun mengungkapkan kebanggaannya bisa menjadi bagian dari Universitas Pasundan. Menjadi satu dari 1059 lulusan Unpas menurutnya adalah sebuah kebahagiaan. “Saya dan Umi (panggilan akrab Siti Oded-red) mengapresiasi seluruh jajaran civitas akademika Universitas Pasundan. Saya berterima kasih kepada para dosen yang membimbing saya dan Umi,” ujarnya. (*)

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan