BNI Beri Pinjaman Modal Usaha bagi Penjual Bensin Eceran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penjual bensin eceran membawa jerigen yang telah penuh diisi BBM bersubsidi di SPBU Karangturing, Indramayu, Jawa Barat. Senin, 17 November 2014. TEMPO/Aditya Herlambang

    Penjual bensin eceran membawa jerigen yang telah penuh diisi BBM bersubsidi di SPBU Karangturing, Indramayu, Jawa Barat. Senin, 17 November 2014. TEMPO/Aditya Herlambang

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk membuka peluang pembiayaan untuk penjual bensin eceran atau SPBU mini. BNI juga menjajaki layanan digital untuk penjual bensin eceran melalui BNI Kredit Digital, Agen 46, dan BNI UnikQu.

    “Dengan pembiayaan BNI tersebut akan semakin terbuka peluang pelaku usaha kecil untuk membeli stan SPBU mini, menambah modal usaha, dan mengakses layanan transaksi keuangan,” kata pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI, Anton Siregar, dalam keterangan pers BNI, Kamis, 7 September 2017.

    BNI membuka peluang pembiayaan di SPBU mini setelah penandatanganan nota kerja sama tentang Pemanfaatan Produk dan Jasa Layanan Perbankan Bagi Pengembangan Pelaku Usaha Migas antara BNI dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) dan PT Garuda Mas Energi, perusahaan yang memproduksi stan SPBU mini.

    Ketua Umum Hiswana Migas Eri Purnomohadi mengatakan, dengan terbukanya peluang pembiayaan dari BNI, status para penjual bensin eceran dapat ditingkatkan menjadi SPBU mini dan kios stan SPBU mini akan disesuaikan dengan standar keamanan Pertamina. “Lewat peningkatan itu, kualitas produk BBM akan lebih terjamin dan lebih aman. Saya berharap konsumen akan lebih nyaman membeli bensin di SPBU mini,” kata dia.

    Eri juga berharap penjualan bensin eceran menjadi lebih tertib. Dari segi takaran dan keamanan, kata Eri, juga akan lebih terjamin. “Sehingga masyarakat mendapatkan kualitas produk dan harga yang bersaing di SPBU mini,” katanya.

    ROSSENO AJI NUGROHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.