Bahas Investasi, Perwakilan US-ASEAN Temui Menteri Luhut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan saat menjadi inspektur upacara dalam perayaan HUT ke-71 RI oleh Kementerian Korodinator Bidang Kemaritiman di gedung BPPT, 17 Agustus 2016. ISTIMEWA

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan saat menjadi inspektur upacara dalam perayaan HUT ke-71 RI oleh Kementerian Korodinator Bidang Kemaritiman di gedung BPPT, 17 Agustus 2016. ISTIMEWA

    TEMPO.CO, Jakarta - Senior Vice President and Regional Managing Director US-Asean Business Council, Michael W. Michalak, menemui Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Ia menyatakan pertemuannya membicarakan investasi antar kedua belah pihak. 

    "Kami bicara tentang penting hubungan baik antara swasta dan pemerintah terkait isu-isu investasi yang akan muncul di kemudian hari," kata Michalak saat ditemui di Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta Pusat, Selasa, 1 Agustus 2017.
     
    Michalak menuturkan Luhut Pandjaitan sangat menerima pertemuan tersebut, dan mengatakan pemerintah Indonesia sangat terbuka akan diskusi dengan pihak swasta terkait investasi. "Kami pikir itu sangat baik."

    Simak: Jokowi Ingin Kepala Daerah Percepat Waktu Perizinan Bagi Investor
     
    Menurut Michalak pihaknya memiliki sejumlah isu investasi yang ingin dibahas bersama pemerintah. Isu-isu itu seperti di sektor migas, dan sektor ekonomi digital. "Saya pikir hal-hal ini memiliki isu yang akan kami bicarakan dengan pemerintah."
     
    Lebih lanjut, Michalak mengungkapkan Asia Tenggara merupakan regional yang menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi dunia, dan pihaknya merasa hal tersebut akan terus berkelanjutan. "Ini akan menjadi potensi yang luar biasa, tak hanya bagi ASEAN tapi juga Indonesia," ujarnya. 
     
    Ketika ditanyakan apakah membahas isu-isu lain seperti ISIS atau krisis di Laut Cina Selatan, Michalak menjawab hal itu tak dibicarakan dan pihaknya menyerahkan hal tersebut kepada pihak keamanan Indonesia serta negara ASEAN lainnya. "Kami yakin mereka akan melakukan hal yang benar," ucapnya. 
     
    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?