Darmin: 245 Proyek Strategis Nasional Butuh Rp 4.000 Triliun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Bank Indonesia (BI), Darmin Nasution. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Gubernur Bank Indonesia (BI), Darmin Nasution. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah memiliki 245 proyek strategis nasional (PSN), satu program ketenagalistrikan, dan satu program industri pesawat yang akan dibangun. Ratusan proyek itu, menurut data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, menelan biaya hingga Rp 4.197 triliun.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution berujar, proyek terbanyak masih berada di Jawa. "Ada 93 PSN dengan biaya Rp 1.065 triliun," kata Darmin di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa, 1 Agustus 2017.

    Di Sumatera, menurut Darmin, terdapat 61 PSN dengan biaya Rp 638 triliun. Adapun di Sulawesi terdapat 27 PSN dengan biaya Rp 155 triliun, di Kalimantan terdapat 24 PSN dengan biaya Rp 564 triliun, serta di Bali dan Nusa Tenggara terdapat 15 PSN dengan biaya Rp 11 triliun.

    Di Maluku dan Papua, terdapat 13 PSN dengan biaya Rp 444 triliun. Sementara itu, yang melintas antar pulau, terdapat 12 PSN, satu program listrik 35 ribu megawatt, dan satu program industri pesawat yang akan menelan biaya hingga Rp 1.320 triliun.

    Baca: JICA Garap Empat Proyek Infrastruktur Nasional  

    Pada Juni lalu, pemerintah merevisi Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 dengan menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2017. Peraturan tersebut mengubah jumlah PSN menjadi 245 proyek, satu program ketenagalistrikan, dan satu program industri pesawat.

    Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo mengatakan jumlah PSN sebelumnya hanya sebanyak 225 proyek. Dari jumlah tersebut, 20 proyek telah selesai dan 15 proyek dikeluarkan. Kemudian, ditambahkan 55 proyek baru dalam daftar.

    Dengan revisi tersebut, daftar PSN prioritas pun berubah. Sebelumnya terdapat 30 PSN prioritas. Namun lima proyek dikeluarkan karena pembangunannya tidak bisa tercapai sebelum 2017. "Kemudian, kami tambah 12 proyek prioritas yang baru sehingga totalnya ada 37 proyek prioritas," ujarnya.

    Menurut Wahyu, 37 PSN prioritas tersebut terdiri dari proyek jalan tol, proyek perkeretaapian, proyek pelabuhan, proyek ketenagalistrikan, proyek minyak dan gas bumi, proyek air minum, air limbah, dan bendungan, serta proyek energi yang berasal dari sampah.

     

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.