Semen Indonesia Bentuk Perusahaan Patungan di Industri Bangunan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lokasi pembangunan pabrik PT Semen Indonesia di kawasan Pegunungan Kendeng Utara, Rembang, Jawa Tengah. Tempo/Budi Purwanto

    Lokasi pembangunan pabrik PT Semen Indonesia di kawasan Pegunungan Kendeng Utara, Rembang, Jawa Tengah. Tempo/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Emiten pelat merah, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., mendirikan perusahaan patungan di sektor bahan bangunan bernama PT Semen Indonesia Industri Bangunan.

    Baca: Semen Indonesia Segera Mulai Berproduksi di ... 

    Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia Agung Wiharto memaparkan perusahaan itu dibentuk oleh perseroan dan anak usahanya, PT Semen Indonesia Beton. Transaksi ini dianggap termasuk kategori transaksi afiliasi.

    Modal dasar Semen Indonesia Industri Bangunan itu sebesar Rp 4 miliar dan modal disetor Rp 1 miliar dimana komposisi kepemilikan Semen Indonesia sebesar 99 persen dan Semen Indonesia Beton sebesar 1 persen.

    Jumlah modal dasar dan disetor Semen Indonesia Industri Bangunan itu akan secara bertahap ditambah sesuai dengan kebutuhan pengembangan perusahaan baru itu.

    "Semen Indonesia Industri Bangunan akan menjadi strategic tools perseroan di industri hilir semen untuk meningkatkan daya saing perseroan," papar Agung dalam pengumuman di laman Bursa Efek Indonesia, Rabu 11 Juli 2017.

    Selain itu, tujuan transaksi itu juga untuk menangkap peluang pertumbuhan industri bahan bangunan sebagai sumber pertumbuhan baru serta meningkatkan sinergi antar anak perusahaan.

    "Sumber dana yang digunakan untuk pendirian PT Semen Indonesia Industri Bangunan berasal dari kas internal perseroan dan SIB," ucapnya.

    Baca: Polemik Semen Rembang, Direktur PT Semen Indonesia Bicara Ini

    Menurut Agung, produksi semen perseroan akan digunakan sebagai bahan baku utama kegiatan usaha Semen Indonesia Industri Bangunan untuk menghasilkan produk yang mempunyai nilai tambah sehingga secara tidak langsung akan meningkatkan kinerja perseroan.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.