Mudik Gratis, Jasa Raharja Siapkan 500 Bus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan Orang Ikuti Mudik Gratis Jasa Raharja

    Ribuan Orang Ikuti Mudik Gratis Jasa Raharja

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Raharja menyiapkan 500 bus untuk mengangkut pemudik. Program mudik gratis yang pendaftarannya dibuka sejak tanggal 2 Mei hingga 25 Mei 2017 ini ditujukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas saat mudik berlangsung. Kini program itu masuk dalam tahap verifikasi para pendaftar.

    “Ini tahun ke sepuluh kami mengantarkan pemudik yang biasanya memakai sepeda motor untuk silaturahmi ke kampung halamannya. Mereka akan naik bus dan kereta,” kata Direktur Utama Jasa Raharja Budi Setiarso di Gedung Nyai Ageng Serang, Jakarta Selatan, Selasa, 6 Juni 2017.

    Baca: Layanan Mudik, Honda Sediakan 109 Bengkel Siaga

    Menurut Budi, program ini bertujuan menekan angka kecelakaan dengan mengalihkan para pemudik bermotor ke moda-moda angkutan umum. “Setiap keluarga diberi kuota empat orang. Karena kalau terlalu banyak nanti yang lain enggak kebagian.” Syarat untuk mengikuti program mudik gratis ini peserta harus mempunyai SIM C dan STNK motor.

    Untuk tahun ini jumlah bus yang disediakan oleh Jasa Raharja lebih sedikit jumlahnya dibanding tahun lalu. Dulu sebanyak dari 550 bus ke 500 bus. Alasan Budi, Jasa Raharja harus berbagi dengan BUMN lain yang juga menggelar kegiatan serupa. “Bus yang boleh dipergunakan kan bus pariwisata yang jumlahnya terbatas,” ucapnya.

    Budi mengatakan, standar transportasi mudik gratis ini adalah bus pariwisata. Bus reguler tidak dapat dipergunakan karena harus mengangkut penumpang yang sudah membeli tiket. “Agar tidak ada kekosongan di terminal yang bisa mengganggu masyarakat,” kata dia.

    Meski saat ini pendaftaran peserta secara online telah ditutup dan beralih ke tahapan verifikasi, masih ada kesempatan bagi masyarakat ingin mendaftar secara manual ke hotline Jasa Raharja. Pendaftaran secara manual itu baru dapat dilakukan secara go show atau tiga hari sebelum puncak acara yakni pada 19 Juni 2017. “Namun jumlahnya sangat terbatas. Mungkin sekitar 10 persen saja dari total ketersediaan kursi,” ucapnya.


    Arianto, 35 tahun, mengaku telah mengikuti program mudik gratis selama 7 tahun. Alasannya dia mengakui selalu mendapatkan pelayanan yang bagus baik dari kendaraan maupun panitianya. “Pernah setahun enggak ikut. Tapi ketika dirasa-rasa kok kayaknya enak ikut program, soalnya pelayanan dari sejak mendaftar sudah bagus sih,” kata dia.

    Apalagi, kata pedagang ini, kini para calon peserta mudik dapat mengakses pendaftaran dengan sangat mudah dan tidak perlu berdesak-desakan seperti sebelumnya. “Dulu waktu pendaftaran manual itu antriannya panjang dan dorong-dorongan, bahkan ada yang sampai masuk selokan. Beneran lho itu,” kata dia.

    Para peserta mudik, kata Budi Setiarso, juga akan diberi pertanggungan tambahan dengan nilai premi Rp 5000 untuk masa penjaminan 14 hari. Jadi, selain diberi asuransi jiwa ketika di kendaraan, juga diberi jaminan keselamatan ketika berada di kampung halaman dan kembali lagi ke kota selama 14 hari untuk kecelakaan apa saja. “Misalnya kegigit ular, tersedak, atau apa saja,” kata dia.

    Sejak Pukul 09.00 Gedung Nyai Ageng Serang di bilangan Jakarta Selatan telah ramai oleh para calon pemudik gratis yang difasilitasi oleh sejumlah Badan Usaha Milik Negara. Mulai hari ini, 6 Juni 2017, para peserta yang telah mendaftarkan diri sudah dapat melalui proses verifikasi yang bakal diadakan hingga 10 Juni 2017.

    CAESAR AKBAR | ALI HIDAYAT

    Catatan:
    Terdapat koreksi tanggal pendaftaran.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.