25 BUMN Sediakan 112.362 Kursi Mudik Gratis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon peserta mudik bareng BUMN 2016 memadati tempat pendaftaran di Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta, 14 Juni 2016. TEMPO/Egi Adyatama

    Calon peserta mudik bareng BUMN 2016 memadati tempat pendaftaran di Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta, 14 Juni 2016. TEMPO/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 25 perusahaan di bawah naungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara Bakal memberangkatkan para pemudik gratis dalam 'program mudik bareng BUMN 2017'.

    “Sinergi beberapa perusahaan sebagai wujud BUMN hadir untuk negeri,” ucap Staf Khusus III Menteri BUMN Devy W. Suradji di Gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta Selatan, Selasa 6 Juni 2017.

    Baca: Mudik 2017, Kementerian PUPR Tambah Jalan Tol 110 Kilometer

    Devy mencatat 112.362 kursi tersedia untuk para calon pemudik yang akan berangkat ke berbagai wilayah mulai dari Sumatera hingga Indonesia timur. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 92 ribu. Meski begitu, dia berharap jumlah itu masih bisa meningkat lagi.

    Baca: Pulang Kampung Lebaran, Kini Ada Aplikasi Mudik Yuk

    “Pada awalnya kan hanya menargetkan 94 ribu orang, dengan bergabungnya sejumlah BUMN angka ini mulai naik ke 104 ribu orang, lalu 112 ribu orang. Mudah-mudahan bisa naik lagi,” kata dia.

    Devy berujar, program ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Salah satunya dengan mengalihkan pengemusi sepeda motor ke moda transportasi lain baik darat, laut, maupun udara.

    “Bukan hanya berangkatkan banyak orang tapi juga berharap pesan kita bisa tersampaikan, yakni menghindarkan orang mudik pakai sepeda motor. Nantinya juga akan ada pencerdasan dan penyadaran agar tidak mudik pakai motor,” ujarnya.

    Tidak hanya pengemudi motor, program ini juga dapat dinikmati oleh masyarakat yang berada di lingkungan perusahaan, nasabah perbankan, tenaga alih daya perusahaan, serta karyawan dan karyawati perusahaan.

    Moda transportasi yang disediakan adalah 1.810 bus, 11 kereta dengan 85 gerbong, 18 kapal laut, dan 24 pesawat udara yang akan menjangkau 83 kota. “Tahun lalu tersedia 1.628 bus, 22 kereta dengan 116 gerbong, 1 kapal laut, dan 1 pesawat, untuk 73 kota,” ujarnya.

    Kini, dia berujar pendaftaran online telah ditutup, dan kini sedang dalam tahap verifikasi penumpang. Pendaftaran manual baru akan dibuka kembali tiga hari sebelum keberangkatan dengan jumlah kursi yang terbatas. “Puncak acara keberangkatan adalah di Taman Mini Indonesia Indah pada tanggal 19 Juni 2017 untuk melepas keberangkatan 402 bus,” ujar Devy.

    BUMN yang berpartisipasi dalam program ini antara lain Jasa Raharja, Aneka Tambang, ASDP Indonesia Ferry, Asuransi Kredit Indonesia, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, Bank Tabungan Negara dan Biro Klasifikasi Indonesia. Selain itu ada juga Brantas Abipraya, Bukit Asam, Jasa Marga, Pelindo I, Pelindo II, Pelindo III, Pelindo IV, Pertamina, PGN, PLN, Pupuk Indonesia, Semen Indonesia, Taspen, Telekomunikasi Indonesia, Timah, dan Wijaya Karya.

    CAESAR AKBAR | ALI HIDAYAT



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.