IHSG Sukses Perpanjang Penguatan Jelang Akhir Pekan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memantau grafik pergerakan penjualan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Divisi Tresuri BNI, Jakarta, 20 Maret 2017. ANTARA

    Petugas memantau grafik pergerakan penjualan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Divisi Tresuri BNI, Jakarta, 20 Maret 2017. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil memperpanjang penguatannya pada perdagangan terakhir menjelang akhir pekan ini, Jumat, 5 Mei 2017. IHSG ditutup menguat 0,25 persen atau 13,93 poin ke level 5.683,38, setelah dibuka dengan pelemahan 0,08 persen atau 4,34 poin di posisi 5.665,11.

    Penguatan IHSG berlanjut pada penutupan perdagangan hari kedua, setelah kemarin ditutup rebound 0,39 persen ke posisi 5.669,44, mengakhiri pelemahan selama empat hari perdagangan berturut-turut sebelumnya.

    Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG telah bergerak di kisaran 5.659,97 – 5.696,48.

    Dari 543 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 143 saham menguat, 173 saham melemah, dan 227 saham stagnan.

    Enam dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir positif, dipimpin oleh sektor properti (+1,28 persen) dan konsumer (+0,91 persen).

    Adapun, tiga sektor lainnya melemah dipimpin oleh tambang yang turun 1,75 persen.

    IHSG menguat di saat bursa saham lainnya di Asia Tenggara terpantau bergerak variatif dengan indeks FTSE Malay KLCI (+0,23 persen), indeks PSEi Filipina (+1,11 persen), indeks FTSE Straits Time Singapura (-0,05 persen), dan indeks SE Thailand (-0,17 persen).

    Tim riset Oso Securities memperkirakan IHSG akan bergerak menguat terbatas pada perdagangan hari ini.

    Badan Pusat Statistik (BPS) pagi tadi merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal 1/2017 sebesar 5,01 persen (yoy). Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan YoY lebih tinggi dipandingkan triwulan IV /2016 juga lebih tinggi triwulan I/2016.

    Pertanian mengalami pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan 1,47 persen pada kuartal I/2016, karena tidak ada el-nino pada kuartal I yang menganggu panen.

    Sementara itu, sektor pertambangan mengalami penurunan akibat adanya penurunan hasil tambang seperti kondesat dan gas alam, serta tembaga dan emas.

    Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis-27 ditutup dengan kenaikan 0,09 persen atau 0,43 poin ke 500,38, setelah dibuka turun 0,09 persen atau 0,47 poin di posisi 499,48.

    Saham-saham pendorong IHSG:

























    Kode


    ( persen)


    BMRI


    +2,56


    GGRM


    +5,00


    HMSP


    +0,78


    MYOR


    +6,22


    Saham-saham penekan IHSG:

























     Kode


    ( persen)


    ASII


    -0,85


    TLKM


    -0,69


    MIKA


    -5,58


    ADRO


    -3,10


    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.