Harga Minyak Menguat Karena Persediaan AS Jatuh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Hasan Jamali

    AP/Hasan Jamali

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga minyak dunia menguat pada Rabu atau Kamis pagi WIB, 4 Mei 2017, setelah data resmi menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah Amerika Serikat jatuh untuk pekan keempat berturut-turut.

    Persediaan minyak mentah AS turun sebesar 930.000 barel menjadi 527,8 juta barel pekan lalu, menandai penurunan minggu keempat berturut-turut, kata Badan Informasi Energi AS (EIA) dalam laporan mingguannya pada Rabu, 3 Mei 2017.

    Di sisi ekonomi, Federal Reserve AS pada Rabu, 3 Mei 2017, mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah setelah berakhirnya pertemuan kebijakan dua hari, karena bank sentral menunggu lebih banyak data untuk menilai prospek ekonomi AS.

    "Komite melihat perlambatan pertumbuhan selama kuartal pertama yang cenderung bersifat sementara dan terus berharap bahwa, dengan penyesuaian bertahap dalam sikap kebijakan moneter, kegiatan ekonomi akan berkembang pada kecepatan yang moderat," komite pembuat kebijakan The Fed mengatakan dalam sebuah pernyataan.

    Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni naik 0,16 dolar AS menjadi menetap di 47,82 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

    Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli naik 0,33 dolar AS menjadi ditutup pada 50,79 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...