OJK Dorong Ekspansi Bank ke ASEAN dengan Skema ABIF  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jajaran direktur Himbara, yakni Dirut BRI Asmawi Syam, Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, Dirut BNI Achmad Baiquni, Dirut BTN Maryono dan Dirut Telkom Alex J Sinaga, serta disaksikan oleh Menteri BUMN Rini M. Soemarno dan Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo, menandatangani Nota Kesepahaman National Payment Gateway di Kantor Kementerian BUMN, 9 September 2016. Tempo/Destrianita

    Jajaran direktur Himbara, yakni Dirut BRI Asmawi Syam, Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, Dirut BNI Achmad Baiquni, Dirut BTN Maryono dan Dirut Telkom Alex J Sinaga, serta disaksikan oleh Menteri BUMN Rini M. Soemarno dan Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo, menandatangani Nota Kesepahaman National Payment Gateway di Kantor Kementerian BUMN, 9 September 2016. Tempo/Destrianita

    TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik keinginan bank pelat merah untuk melakukan ekspansi bisnis ke Malaysia bersama-sama, asalkan tetap dalam Kerangka Integrasi Perbankan ASEAN (ABIF). Triyono, selaku Advisor Group Dukungan Strategis Dewan Komisioner OJK, mengatakan sebaiknya ekspansi ke luar negeri, terutama ASEAN menggunakan ABIF.

    “Kami di OJK agak bingung kalau ekspansi bersama itu pakai cara Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sendiri, nanti berbeda dengan perjanjian yang kami buat dengan Malaysia dalam kerangka ABIF. Mungkin sebelum ini direalisasi baiknya kami duduk bersama dulu,” tuturnya saat dihubungi, 27 Februari 2017.

    Baca: BTN-SBM ITB Cetak 119 Pengembang Properti Baru

    Malaysia dinilai sebagai pasar yang menggiurkan untuk dijajaki lebih jauh, terutama dilihat dari segi bisnis remitansi. RI dan Malaysia sudah menjalin kerja sama bilateral dalam kerangka ABIF.

    Dalam ABIF perlu diingat dua prinsip penting, yakni resiprokalitas dan reducing the gaps. Aspek resiprokalitas mengutamakan kesetaraan nilai manfaat yang diterima masing-masing pihak. Sementara reducing the gaps berusaha memperkecil kesenjangan yang ada.

    ABIF lahir sebagai bagian dari Masyarakat Ekonomi ASEAN. Proses pembentukannya berlangsung sejak 2011. Tujuan awalnya adalah mempercepat liberalisasi perbankan ASEAN melalui suatu kerangka kerja khusus.

    Baca: 35 Calon Komisioner OJK Terpilih, Saatnya Bedah Visi-Misi

    “Kalau tidak pakai kerangka ABIF, perlu negosiasi lagi dengan Malaysia dan akan perlu waktu lebih untuk itu. Semoga pembentukan holding tidak mempengaruhi strategi yang sudah ada terkait ABIF,” ucap Triyono.

    BISNIS.COM



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.