Proyek Kereta Semicepat Jakarta-Surabaya Dibahas Besok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (tengah) meninjau miniatur kereta cepat saat Groundbreaking Proyek Kereta Cepat di Cikalong Wetan, Bandung Barat, 21 Januari 2016. Acara ini dihadiri Gubernur Jawa Barat, Gubernur DKI Jakarta, Menteri BUMN, Menteri PUpera, Menteri LHK, dan pihak-pihak lainnya. AP/Dita Alangkara

    Presiden Jokowi (tengah) meninjau miniatur kereta cepat saat Groundbreaking Proyek Kereta Cepat di Cikalong Wetan, Bandung Barat, 21 Januari 2016. Acara ini dihadiri Gubernur Jawa Barat, Gubernur DKI Jakarta, Menteri BUMN, Menteri PUpera, Menteri LHK, dan pihak-pihak lainnya. AP/Dita Alangkara

    TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Bidang Pengembangan Regional Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Arifin Rudiyanto mengatakan pemerintah akan membahas proyek kereta api semicepat Jakarta-Surabaya dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada Kamis, 12 Januari 21017.

    "Hari ini, ada sidang kabinet untuk membahas pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang. Banyak agenda, tak hanya itu (kereta api semi cepat). Tapi salah satunya itu," ucap Arifin saat ditemui di Bappenas, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Januari 2017.

    Menurut Arifin, pemerintah masih bernegosiasi dengan Jepang, terutama terkait dengan pembiayaan kereta semicepat tersebut. "Apakah KPBU (kerja sama pemerintah dan badan usaha), G-to-G (government-to-government), atau apa, yang jelas seminimal mungkin menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, karena APBN diprioritaskan untuk kawasan timur."

    Baca : RI Tawarkan Revitalisasi Jalur KA Jakarta-Surabaya ke Jepang

    Saat ini, ujar Arifin, Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA) tengah menyiapkan detail engineering design (DED) yang nantinya akan digunakan untuk meyakinkan investor bahwa proyek itu layak, baik secara ekonomi, lingkungan, maupun teknis. "Baru mereka tawarkan ke badan usaha milik negara (BUMN) mereka."

    Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menuturkan pemerintah Jepang telah sepakat membangun proyek kereta api semicepat Jakarta-Surabaya dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha atau public private partnership (PPP).

    Baca : Kemenhub Tawari Rusia Kembangkan Jalur KA Surabaya-Malang

    Menurut Luhut, berdasarkan perhitungan pemerintah Jepang, dana yang dibutuhkan untuk membangun proyek kereta api semicepat Jakarta-Surabaya mencapai Rp 102 triliun. Namun, berdasarkan perhitungan pemerintah, dana yang dibutuhkan sekitar Rp 80 triliun.

    Menurut Luhut, berdasarkan kajian yang telah dilakukan, pemerintah memutuskan kereta semicepat itu akan menggunakan sistem listrik dengan kecepatan mencapai 160 kilometer per jam, sehingga Jakarta-Surabaya dapat ditempuh dalam waktu sekitar lima jam.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.