Menteri Susi: Satgas 115 Akan Ditambah Fungsinya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat memaparkan hasil perkembangan sidak di Benoa, Bali terkait penanganan kasus tindak pidana perikanan dan perbaikan tata kelola pasca sidak di gedung Mina Bahari, Jakarta Pusat, 8 November 2016. Tempo/Richard Andika Sasamu

    Menteri Kelautan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat memaparkan hasil perkembangan sidak di Benoa, Bali terkait penanganan kasus tindak pidana perikanan dan perbaikan tata kelola pasca sidak di gedung Mina Bahari, Jakarta Pusat, 8 November 2016. Tempo/Richard Andika Sasamu

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan Satgas 115 akan segera berubah fungsi. Jika sebelumnya hanya mengurusi illegal unregistered dan unreported fishing (IUU), perubahan fungsi ini akan membuat Satgas 115 mengurusi ocean crimes.

    "Sebelum akhir tahun, Satgas 115 berubah dari untuk illegal fishing menjadi ocean crimes," kata Susi Pudjiastuti saat ditemui di Hotel Mulia, Jakarta Selatan, Kamis, 1 Desember 2016.

    Susi menambahkan, kalau Satgas 115 sudah berubah menjadi mengurusi ocean crimes, masalah penyelundupan lewat laut akan diatasi oleh satgas. "Bakamla nanti menjadi salah satu komponen penting di sana," ujar Susi.

    Susi menuturkan, wacana penambahan wilayah kerja satgas ini belum ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo, sehingga masih belum bisa dikatakan sesuatu yang pasti. "Ini belum fixed," ucap dia.

    Ketika ditanyakan apakah status dari Satgas 115 akan berubah jika terjadi perubahan fungsi, Susi menjawab hal itu tidak akan mengubah status lembaga ini. "Tidak (mengubah status)," tutur Susi.

    Satgas 115 merupakan tim yang terdiri atas sejumlah instansi, seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Keamanan Laut, Kejaksaan, TNI Angkatan Laut, serta Kepolisian RI. Satgas 115 berada di bawah Presiden dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sebagai Komandan Satgas.

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?