Adi Soemarmo Raih Penghargaan Bandara Sehat 2016

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo. TEMPO/Andrey Prasetyo

    Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo. TEMPO/Andrey Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Bandar Udara Adi Soemarmo di Boyolali, Jawa Tengah berhasil meraih penghargaan Pelabuhan dan Bandara Sehat Tingkat Nasional 2016 dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perhubungan.

    Penghargaan tersebut merupakan hasil verifikasi oleh tim penilai dari Kemenkes dan Kemenhub beberapa waktu yang lalu, kata General Manager Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman, di Boyolali, Selasa, 15 November 2016.

    Abdullah Usman mengatakan Bandara Adi Soemarmo merupakan salah satu bandara yang dikelola Angkasa Pura. Penghargaan Pelabuhan dan Bandara Sehat ini, kata Abdullah Usman, merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali oleh Kemenkes terhadap Pelabuhan dan Bandar Udara yang terpilih di Indonesia.
    "Penghargaan ini, tentunya menjadi motivasi dan semangat baru untuk lebih meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan dan juga para pengguna jasa," ucap Abdullah Usman.

    Menurut dia, dengan predikat penghargaan yang diraih tersebut menunjukkan bahwa tidak ada halangan untuk bandara kecil seperti Adi Soemarmo bersaing dan berprestasi dalam rangka meningkatkan pelayanan baik untuk pelanggan, pekerja, maupun lingkungan sekitarnya.

    Menurut dia, kriteria dari penilaian bandara sehat tersebut, antara lain memperhatikan penyelenggaraan kesehatan lingkungan, penataan sarana dan prasarana, peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat, peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja, serta peningkatan keamanan dan ketertiban.

    Selain Bandara Adi Soemarmo yang mendapatkan penghargaan peringkat pertama, kata dia, untuk peringkat kedua diraih oleh Bandara Sultan Syarif Kasim II Riau, ketiga diraih Bandara Soekarno Hatta Tangerang Banten. *

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.